Mediakrimsustnipolri.com
SUKABUMI – Krimsus TNI Polri
Kecelakaan lalu lintas yang merenggut korban jiwa terjadi di Jalan Raya Sukabumi–Bogor, tepatnya di Kampung Cijalingan RT 09/03, Desa Cijalingan, Kecamatan Cicantayan, Kabupaten Sukabumi, Jumat (24/7/2026) sekitar pukul 10.00 WIB.
Peristiwa tersebut melibatkan sepeda motor Honda Beat bernomor polisi B 3537 BXX dengan sebuah Mitsubishi Fuso Dump Truck bernomor polisi B 9145 DY.
Berdasarkan informasi yang dihimpun di lokasi kejadian, sepeda motor yang dikendarai Dedi Agustian (38), warga Kota Sukabumi, melaju dari arah Sukabumi menuju Bogor dengan membonceng Santi Nabila (22). Saat melintasi ruas jalan yang sedikit menikung ke kiri, pengendara diduga kehilangan konsentrasi sehingga sepeda motor oleng, melewati garis marka jalan, dan masuk ke jalur berlawanan.
Pada saat bersamaan, dari arah Bogor melaju dump truck yang dikemudikan Suryadi (53). Karena jarak yang sudah terlalu dekat, tabrakan pun tidak dapat dihindari.
Akibat benturan keras tersebut, Dedi Agustian meninggal dunia di lokasi kejadian setelah mengalami luka berat, di antaranya patah kaki kanan, luka sobek terbuka, serta luka di bagian pelipis mata kanan.
Sementara itu, penumpangnya, Santi Nabila, mengalami luka berat berupa patah tulang dan luka sobek pada kaki kanan serta luka di pelipis kiri. Korban langsung dievakuasi ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan medis.
Kerugian material akibat kecelakaan tersebut diperkirakan mencapai sekitar Rp3 juta.
Petugas kepolisian yang datang ke lokasi segera melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), mengatur arus lalu lintas, serta mengevakuasi korban dan kendaraan yang terlibat. Hingga saat ini, penyebab pasti kecelakaan masih dalam penyelidikan Unit Gakkum Satlantas Polres Sukabumi.
Salah seorang warga sekitar lokasi kejadian, Yanti, mengaku mendengar suara benturan yang sangat keras hingga membuat warga berhamburan keluar rumah.
“Tiba-tiba terdengar suara benturan yang sangat keras. Kami langsung keluar dan melihat pengendara motor sudah tergeletak di jalan. Warga berusaha membantu sebelum petugas datang. Ruas jalan ini memang cukup ramai, sehingga pengendara diharapkan lebih berhati-hati, apalagi saat melintasi tikungan,” ujarnya.
Warga berharap seluruh pengguna jalan meningkatkan kewaspadaan, mematuhi aturan lalu lintas, serta selalu berkendara dengan hati-hati agar kejadian serupa tidak kembali terulang.(Resi)






