*SUKABUMI* – Dukung program Badan Gizi Nasional, Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Kota Sukabumi wilayah Warudoyong Sukakarya tancap gas perketat standar operasional. Fokusnya: dapur higienis, menu konsisten, dan jaminan halal 100%.
Pantauan di dapur SPPG Jl. Cemerlang, RT 03/10, Kelurahan Sukakarya, ada 3 jurus utama yang dijalankan:
*1. Dapur Standar Industri, Higienitas Nomor Satu*
SPPG Warudoyong tak main-main soal dapur. Fasilitas lengkap untuk produksi skala besar, sanitasi super ketat. Tujuannya jelas: makanan yang keluar harus bersih, aman, dan bebas kontaminasi sesuai arahan Badan Gizi Nasional.
*2. Menu Anti-Meleset, Kualitas Terjaga*
Soal rasa, jadwal kirim, dan porsi, SPPG komitmen konsisten tiap hari. Menu disusun profesional agar penerima manfaat dapat asupan seragam dan berkualitas. Nggak ada cerita hari ini enak, besok beda.
*3. Empat Komitmen Halal & Gizi Seimbang*
SPPG Warudoyong pegang 4 prinsip:
– *Patuh Aturan:* Taat regulasi jaminan produk halal.
– *Bahan & Proses Halal:* Dari bahan baku sampai produksi, semua PPH.
– *SDM Kompeten:* Personel dilatih khusus proses produk halal.
– *Budaya Halal:* Sosialisasi rutin biar integritas halal jadi napas kerja.
Saat dikunjungi awak media, Akuntan SPPG menerima dengan baik atas arahan Kepala SPPG Warudoyong, Jalal. Meski sedang dinas luar, Jalal memastikan via telepon WhatsApp bahwa tim tetap kerja profesional dan solid.
“Meski saya sedang tugas di luar, koordinasi internal jalan terus. Distribusi gizi ke masyarakat nggak boleh kendor,” tegas Jalal.
Langkah ketat ini diambil agar warga tak cuma dapat gizi cukup, tapi juga rasa aman. Dengan pengawasan Badan Gizi Nasional RI, SPPG Warudoyong diharapkan jadi motor cegah stunting lewat makanan bergizi seimbang, terukur, dan terjamin mutunya.
*Reporter: Widiyano*





