mediakrimsustnipolri.com

 

Sukabumi – Pemerintah Desa Tenjojaya, Kecamatan Cibadak, Kabupaten Sukabumi, terus berupaya mewujudkan target pembangunan desa yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat. Kepala Desa Tenjojaya, Jamaludin Azis, menegaskan komitmennya bersama jajaran perangkat desa untuk menggenjot tiga prioritas utama: kebersihan lingkungan, pencapaian Pajak Bumi dan Bangunan (PBB), serta penguatan ekonomi melalui program Kopdes Merah Putih.

“Di Tenjojaya terdapat tiga kadusunan, yakni Tenjojaya, Panenjoan, dan Cikuya. Semuanya bergerak serentak mendukung program desa agar target 2025 bisa tercapai dengan maksimal,” ujar Jamaludin saat ditemui Sorotan Desa, Senin (08/09/2025).

Menurut Jamaludin, kampanye menjaga kebersihan terus digelorakan. “Gerakan jangan buang sampah sembarangan, apalagi ke sungai, menjadi komitmen kami. Ini sejalan dengan amanah pimpinan daerah, agar Tenjojaya benar-benar menjadi desa yang bersih dan sehat,” tegasnya.

Selain itu, sektor PBB juga menjadi perhatian serius. Tahun 2024 lalu, capaian PBB di Desa Tenjojaya berada di angka 90 persen. Kini, pemerintah desa menargetkan 100 persen pada 2025. “Kami ingin lebih baik dari tahun sebelumnya, minimal melampaui capaian 2024,” jelas Jamaludin.

Di bidang ekonomi, Jamaludin menuturkan bahwa keberadaan Kopdes Merah Putih diarahkan untuk menopang kebutuhan warga, terutama para petani yang mayoritas menggantungkan hidup dari lahan pertanian. Program ini akan memfokuskan bantuan ke sarana produksi pertanian (SAPROTAN).

“Harapannya Kopdes Merah Putih bisa meningkatkan ekonomi kerakyatan dan menjadi sumber tambahan penghasilan warga, menuju Desa Maju, Unggul, Berbudaya, dan Barokah,” ungkapnya optimistis.

Desa Tenjojaya merupakan hasil pemekaran dari Desa Pamuruyan. Wilayah ini menyimpan kekayaan sumber daya alam, mulai dari bahan tambang seperti pasir kuarsa hingga potensi wisata berupa bukit sejuk dan aliran air deras yang berpotensi dikembangkan.

Selain itu, terdapat pula peninggalan sejarah dari masa kolonial Belanda dan Jepang, berupa bangunan tua dan gua, yang bisa menjadi aset wisata budaya. Bila dikelola dengan baik dan didukung investasi, Tenjojaya diyakini bisa melesat lebih maju dari desa-desa lain di sekitarnya.

Lokasi: Kecamatan Cibadak, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat.

Potensi Budaya: Bangunan peninggalan Belanda yang kini dijaga sebagai aset desa.

Wisata: Bukit Panenjoan dengan panorama indah dan udara sejuk.

Kegiatan Sosial: Tradisi gotong royong rutin, terutama menjelang peringatan Hari Jadi Desa.

Nilai Strategis: Aset sejarah dan wisata yang bila dipoles dapat mendongkrak perekonomian warga.

Asep lodaya