mediakrimsustnipolri.com

SUKABUMI — Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Tenjojaya, Kecamatan Cibadak, Kabupaten Sukabumi, melaksanakan panen perdana program ketahanan pangan berbasis hidroponik. Kegiatan ini menjadi penanda dimulainya realisasi program yang dibiayai melalui anggaran ketahanan pangan tahun anggaran 2025.

Direktur BUMDes Tenjojaya, Dodi Supriadinata, menjelaskan bahwa panen perdana tersebut merupakan tahap awal pelaksanaan program yang sebelumnya telah direncanakan dan disepakati bersama Pemerintah Desa Tenjojaya.

“Alhamdulillah, hari ini kami melaksanakan panen perdana hidroponik sebagai bentuk realisasi program ketahanan pangan BUMDes. Program ini berjalan sesuai dengan perencanaan yang telah diajukan dan disepakati bersama pemerintah desa,” ujar Dodi kepada wartawan, Kamis(22/1/2026).

Dodi mengungkapkan, selain program hidroponik, BUMDes Tenjojaya juga mengelola sejumlah kegiatan ekonomi desa lainnya, di antaranya budidaya talas tahap awal serta pengolahan hasil enyek singkong. Seluruh program tersebut dirancang untuk memperkuat perekonomian desa dengan memanfaatkan potensi lokal yang ada.

Dalam kegiatan panen perdana tersebut, BUMDes Tenjojaya turut melibatkan berbagai unsur dan instansi terkait sebagai bentuk sinergi dan dukungan program. Hadir di antaranya perwakilan Badan Pemberdayaan Masyarakat Desa (BPMD) yang diwakili Kepala Bidang, Dinas Pertanian melalui UPTD Pertanian Kecamatan Cibadak, Ketua Penyuluh Pertanian Kecamatan Cibadak, pendamping desa, serta pendamping Program Keluarga Harapan (PKH).

Lebih lanjut, Dodi menyampaikan bahwa saat ini BUMDes Tenjojaya mengelola tiga unit usaha utama, yakni unit ketahanan pangan, unit pengolahan hasil, dan unit budidaya.

“Kami berharap BUMDes dapat terus berkembang dan meningkatkan kinerja ke depan, khususnya dalam mendukung ketahanan pangan serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa,” katanya.

Untuk mendukung keberlanjutan program hidroponik, BUMDes Tenjojaya juga telah menjalin kerja sama dengan SPPG melalui Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang berada di wilayah Kecamatan Cibadak. Dalam satu unit greenhouse, panen hidroponik dilakukan secara rutin setiap pekan.

“Pola panen hidroponik dilakukan satu kali dalam seminggu, sehingga dalam satu bulan dapat dilakukan panen hingga empat kali,” jelas Dodi.

Ia menegaskan, panen perdana ini sekaligus menjadi momentum peluncuran awal (launching) program hidroponik BUMDes Tenjojaya sebagai langkah nyata dalam memperkuat ketahanan pangan desa secara berkelanjutan.

Reporter:Asep lodaya