*Penyaluran Bantuan Pangan di Desa Bantargebang Berjalan Lancar, 872 KPM Terima 30 Kg Beras

SUKABUMI — Penyaluran bantuan pangan bagi masyarakat di Desa Bantargebang, Kecamatan Bantargadung, Kabupaten Sukabumi, mulai dilaksanakan pada Rabu, 23 September 2026. Proses penyaluran berlangsung lancar dan kondusif.

Bantuan pangan tersebut merupakan alokasi untuk tiga bulan sekaligus, yakni Juli, Agustus, dan September 2026. Setiap Keluarga Penerima Manfaat (KPM) mendapatkan bantuan berupa tiga karung beras dengan total sebanyak 30 kilogram.

Pada penyaluran kali ini, tercatat sebanyak 872 KPM menerima bantuan. Jumlah tersebut mengalami penambahan dua KPM dibandingkan tahap sebelumnya yang berjumlah 870 KPM.

Pemerintah Desa Bantargebang, menargetkan seluruh proses penyaluran dapat diselesaikan dalam waktu lima hari kerja, sesuai dengan target yang ditetapkan oleh Perum Bulog.

Dalam pelaksanaannya, petugas masih menemukan sejumlah kendala terkait ketidaksesuaian data penerima. Beberapa di antaranya berupa nomor RT yang tidak tercantum maupun alamat kampung yang kurang sesuai pada Danom atau surat undangan.

Untuk mengatasi persoalan tersebut, petugas desa melakukan pengecekan data penerima secara satu per satu dengan mencocokkan nama, alamat, serta Nomor Induk Kependudukan (NIK) melalui sistem aplikasi SIKS-NG. Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan bantuan diterima oleh warga yang sesuai dengan data dan domisilinya.

“Data kami cek satu per satu, by name by address, termasuk NIK-nya melalui sistem aplikasi Siks-NG. Ini dilakukan agar data penerima sesuai dengan domisili warga,” ujar Ahmad Fauzi, Puskessos Desa Bantargebang.

Dari sisi teknis, petugas juga menerapkan strategi penyaluran dengan memprioritaskan penerima yang datang langsung atau normal pada hari pertama. Sementara penerima yang bantuan-nya diwakilkan maupun yang membutuhkan penyesuaian data akan dilayani pada tahap berikutnya.

Langkah tersebut dilakukan untuk menjaga kelancaran antrean sekaligus mempercepat proses penyaluran bantuan kepada masyarakat.

Ahmad Fauzi berharap masyarakat dapat menerima bantuan tersebut secara bijak dan sesuai dengan peruntukannya. Ia juga mengajak masyarakat yang mendapatkan bantuan untuk memiliki kepedulian terhadap warga di lingkungan sekitar yang belum memperoleh bantuan.

“Harapannya masyarakat bisa bijak dalam menerima bantuan dan apabila ada tetangga yang belum mendapatkan, mudah-mudahan ada kepedulian untuk saling berbagi,” tuturnya.

Penyaluran bantuan pangan ini diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan pangan masyarakat, khususnya KPM yang telah terdata sebagai penerima bantuan.

Report : Agus .S