Sukabumi –Krimsus TNI Polri
Menjelang Bulan Suci Ramadan dan Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah, Dinas Peternakan Kabupaten Sukabumi memastikan ketersediaan sapi potong dalam kondisi aman dan mencukupi. Kepastian tersebut disampaikan usai kegiatan monitoring yang dipimpin langsung Kepala Dinas Peternakan Kabupaten Sukabumi, drh. Asep Kurnadi, di lokasi feedlot PT Kariyana Gita Utama (KGU).
Kegiatan monitoring turut didampingi drh. Jajat Kuswandi dari Kementerian Pertanian Republik Indonesia. Kehadiran perwakilan pemerintah pusat tersebut menjadi bagian dari sinergi antara pusat dan daerah dalam menjaga ketahanan pangan, khususnya komoditas daging sapi menjelang meningkatnya kebutuhan masyarakat pada momen hari besar keagamaan. ( 12 / 2/ 2026).
Berdasarkan hasil pemantauan di lapangan, populasi sapi di tingkat feedlot dinyatakan dalam kondisi cukup untuk memenuhi lonjakan permintaan selama Ramadan hingga Idul Fitri. Selain itu, harga karkas di tingkat produsen juga tetap terkendali dan disepakati berada di angka Rp55.000 per kilogram, sehingga diharapkan mampu menjaga stabilitas harga daging di pasaran.

Kepala Dinas Peternakan Kabupaten Sukabumi, drh. Asep Kurnadi, menegaskan komitmen pemerintah daerah dalam menjaga ketersediaan dan kestabilan harga pangan asal hewan.
“Alhamdulillah, dari hasil monitoring, stok sapi potong di Kabupaten Sukabumi dalam kondisi aman dan mencukupi untuk kebutuhan masyarakat menjelang Ramadan dan Idul Fitri. Harga di tingkat produsen juga relatif stabil, sehingga kami berharap tidak terjadi lonjakan harga yang signifikan di pasar,” ujarnya.
Tidak hanya fokus pada aspek ketersediaan dan harga, Dinas Peternakan juga memastikan kualitas produk hewani yang beredar memenuhi standar ASUH (Aman, Sehat, Utuh, dan Halal). Pengawasan kesehatan ternak dilakukan secara berkala guna menjamin daging yang dikonsumsi masyarakat layak dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
“Pengawasan kesehatan ternak terus kami intensifkan agar daging yang beredar benar-benar memenuhi kriteria ASUH. Ini penting untuk menjaga kesehatan masyarakat sekaligus memberikan rasa aman dalam mengonsumsi produk hewani,” tambah Asep.
Melalui langkah monitoring dan pengawasan yang berkelanjutan, Pemerintah Kabupaten Sukabumi berkomitmen menjaga distribusi dan ketersediaan pangan asal hewan tetap terjaga, sehingga masyarakat dapat menjalankan ibadah Ramadan dan merayakan Idul Fitri dengan tenang tanpa kekhawatiran terhadap pasokan dan harga daging sapi.
( Resy)







