
mediakrimsustnipolri.com
SUKABUMI — Pemangku kepentingan lintas sektor menggelar evaluasi pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis yang telah berjalan selama dua tahun di wilayah Kiara Gadung, Warungkiara, dan Bantargadung, Kamis (20/1/2026). Kegiatan ini bertujuan meninjau kembali capaian program sekaligus menguatkan komitmen terhadap sasaran utama, yakni peningkatan gizi penerima manfaat serta penguatan perekonomian masyarakat sekitar dapur sehat.
Dalam keterangannya, pembina wilayah menyampaikan bahwa evaluasi difokuskan pada kesesuaian pelaksanaan program dengan tujuan awal. Selain memastikan tambahan asupan gizi bagi masyarakat, program ini juga diharapkan mampu menggerakkan roda ekonomi lokal melalui pelibatan supplier bahan pangan dari lingkungan sekitar.
“Selama ini perputaran ekonomi memang sudah berjalan, namun faktanya belum semua dapur melibatkan suplai lokal. Karena itu kami mengingatkan kembali yayasan-yayasan pengelola agar memaksimalkan potensi wilayah, supaya manfaat ekonominya benar-benar dirasakan masyarakat,” ujarnya.
Ia mengungkapkan, kegiatan evaluasi ini juga dilatarbelakangi sejumlah masukan dari warga yang merasa belum sepenuhnya dilibatkan sebagai pemasok bahan pangan. Sebagai pembina wilayah, pihaknya berupaya menjembatani aspirasi tersebut sekaligus mendorong agar supplier lokal dapat diwadahi melalui Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) maupun Koperasi KDMP ke depan.
Menurutnya, kesiapan SPPG dan pihak terkait untuk melibatkan potensi lokal sejauh ini masih belum maksimal. Hal itu antara lain dipengaruhi adanya regulasi baru yang memberi ruang bagi yayasan untuk mengelola sendiri penyediaan bahan makanan. Meski demikian, ia menekankan pentingnya kebijakan internal yayasan untuk tetap mengutamakan sumber pangan dari wilayah sekitar dapur sehat.
“Kita tidak bisa melihat persoalan ini secara kaku. Yang kami dorong adalah kebijakan dari yayasan agar potensi wilayah—terutama sumber-sumber makanan—bisa dimanfaatkan secara optimal,” tambahnya.
Ke depan, ia berharap evaluasi awal ini dapat ditindaklanjuti dengan inisiatif konkret dari SPPG bersama para pemangku kepentingan, sehingga keberlanjutan program tetap terjaga dan dampaknya semakin luas, baik dari sisi kesehatan masyarakat maupun pertumbuhan ekonomi lokal.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Danramil Warungkiara Kapten Inf Agus R, Kapolsek Warungkiara AKP H.R. Panji Setiaji, Camat Warungkiara Toni Sugiarto, S.IP., M.M., Camat Bantargadung Syarifuddin Rahmat, A.P., serta Koordinator SPPG Kecamatan Warungkiara Rian dan Koordinator SPPG Bantargadung Dede.
Reporter: Agus. S






