mediakrimsustnipolri.com
Warungkiara – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Warungkiara menggelar kegiatan Tasyakuran Bini’mat Pondok Sarana Asimilasi dan Edukasi (SAE) Berkah Mandiri pada Kamis malam (23/04). Kegiatan berlangsung di lokasi Pondok SAE Berkah Mandiri dan dimulai pukul 19.00 WIB.
Acara tersebut dihadiri langsung oleh Kepala Lapas, pejabat struktural, seluruh petugas, CPNS, serta peserta magang. Tasyakuran ini dilaksanakan sebagai bentuk rasa syukur atas rampungnya pembangunan Pondok SAE Berkah Mandiri yang akan menjadi pusat pembinaan sekaligus penguatan ketahanan pangan di lingkungan Lapas.
Rangkaian kegiatan berlangsung khidmat dengan pembacaan Surah Yasin dan dzikir bersama. Suasana religius yang tercipta mencerminkan nilai spiritual sekaligus mempererat kebersamaan antar jajaran.
Kepala Lapas Kelas IIA Warungkiara, Kurnia Panji Pamekas, menyampaikan bahwa keberadaan Pondok SAE Berkah Mandiri merupakan langkah strategis dalam mendukung program pembinaan kemandirian warga binaan.
“Melalui tasyakuran ini, kita tidak hanya mengungkapkan rasa syukur, tetapi juga memperkuat komitmen bersama dalam menjaga dan mengembangkan Pondok SAE Berkah Mandiri sebagai pusat pembinaan dan ketahanan pangan yang produktif,” ujarnya.
Pondok SAE Berkah Mandiri berdiri di atas lahan seluas 3,5 hektare dan dirancang sebagai pusat kendali serta pengawasan program ketahanan pangan di Lapas Warungkiara, dengan fokus pada sektor pertanian. Fasilitas ini diharapkan mampu memberikan kontribusi nyata dalam meningkatkan kemandirian serta produktivitas warga binaan.
Selama kegiatan berlangsung, situasi tetap aman, tertib, dan kondusif.
Ke depan, Lapas Kelas IIA Warungkiara berkomitmen untuk terus mengembangkan program ketahanan pangan serta menjadikan Pondok SAE Berkah Mandiri sebagai pusat unggulan pembinaan yang produktif di lingkungan pemasyarakatan.
Rzl







