Mediakrimsustnipolri.com
SUKABUMI – Krimsus TNI Polri
Program Vokasi Nasional yang digagas Kementerian Ketenagakerjaan Republik Indonesia terus berlanjut pada batch kedua tahun 2026. Melalui Balai Besar Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BPPVP) Bandung, pelatihan vokasi dilaksanakan secara serentak di berbagai daerah di Indonesia, termasuk di Kabupaten Sukabumi.
Kepala BPPVP Bandung, Reni Rosida Mutmainah, menjelaskan bahwa pelatihan kali ini diikuti oleh 176 peserta yang mendapatkan pembekalan keterampilan sesuai kebutuhan dunia usaha dan dunia industri.
“Program vokasi nasional ini merupakan bagian dari upaya Kementerian Ketenagakerjaan untuk meningkatkan kompetensi masyarakat usia kerja. Pada batch kedua ini, pelatihan dilaksanakan secara serentak di berbagai daerah melalui UPTD yang menjadi binaan BPPVP Bandung,” ujarnya.
Menurut Reni, terdapat 10 jurusan pelatihan yang dibuka dalam program tersebut. Seluruh jurusan telah melalui proses analisis kebutuhan dan disesuaikan dengan sektor industri yang berkembang di Kabupaten Sukabumi sehingga lulusan pelatihan memiliki peluang lebih besar untuk terserap di dunia kerja.
“Kesepuluh jurusan yang dilaksanakan hari ini merupakan hasil analisis kebutuhan tenaga kerja yang relevan dengan industri di Kabupaten Sukabumi. Dengan demikian, peserta tidak hanya mendapatkan keterampilan, tetapi juga memiliki peluang kerja yang lebih besar setelah menyelesaikan pelatihan,” jelasnya.
Program ini menjadi salah satu langkah strategis pemerintah dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) sekaligus menekan angka pengangguran terbuka, khususnya di kalangan usia produktif.
Reni menegaskan bahwa masyarakat yang memiliki keterampilan dan kompetensi akan lebih mudah diterima oleh perusahaan maupun dunia usaha karena telah memiliki bekal yang sesuai dengan kebutuhan pasar kerja.
“Harapannya, melalui pelatihan ini kapasitas SDM masyarakat Kabupaten Sukabumi semakin meningkat. Ketika mereka memiliki keterampilan yang dibutuhkan industri, maka peluang untuk mendapatkan pekerjaan juga akan semakin besar,” katanya.
Selain mempersiapkan peserta untuk menjadi tenaga kerja yang siap pakai, program vokasi ini juga diharapkan dapat mendorong lahirnya tenaga-tenaga profesional yang mampu bersaing di era industri modern.
Sementara itu, Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Sukabumi, Sigit, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Kementerian Ketenagakerjaan RI melalui BPPVP Bandung atas terselenggaranya program pelatihan vokasi tersebut.
“Program ini sangat bermanfaat bagi masyarakat Kabupaten Sukabumi dalam meningkatkan kompetensi dan kesiapan kerja. Kami berharap para peserta dapat memanfaatkan kesempatan ini dengan sebaik-baiknya sehingga mampu bersaing di dunia kerja maupun menciptakan peluang usaha secara mandiri,” pungkas Sigit.
Program pelatihan vokasi ini diharapkan menjadi salah satu solusi nyata dalam menyiapkan tenaga kerja kompeten sekaligus mendukung upaya pemerintah daerah dalam menekan angka pengangguran dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.(Resi)






