Sukabumi –Krimsus TNI Polri

Akhir pekan lalu, saya memutuskan mengunjungi Bukit Panenjoan yang berlokasi di Desa Tenjojaya, Kecamatan Cibadak, Kabupaten Sukabumi. Destinasi yang juga dikenal dengan sebutan Puncak Damin ini memang tengah viral dan ramai diperbincangkan warga.

Rasa penasaran pun membawa saya untuk membuktikan langsung keindahannya.
Perjalanan menuju lokasi saya tempuh menggunakan sepeda motor bersama keluarga. Jaraknya sekitar lima kilometer dari rumah, cukup dekat untuk ukuran wisata alam yang menawarkan panorama dari ketinggian. Ada dua jalur yang bisa dipilih, yakni melalui Tenjojaya atau Pamuruyan. Saya memilih jalur Pamuruyan karena kondisi jalannya lebih baik meski sedikit lebih jauh.

Dari arah Sukabumi, saya melewati ujung jembatan Pamuruyan, lalu berbelok ke kiri menyusuri jalan yang menanjak. Beberapa ruas jalan memang didominasi tanjakan karena lokasi bukit berada di dataran tinggi. Meski demikian, perjalanan terasa menyenangkan karena pemandangan di sepanjang jalan masih asri dengan hamparan kebun dan sawah warga.

Sempat salah mengambil arah di sekitar SDN Panenjoan, saya dan keluarga harus berputar balik. Namun justru di momen itu kami merasakan keramahan warga sekitar. Seorang pedagang mentimun di pinggir jalan dengan ramah menunjukkan arah yang benar. Saya pun membeli mentimun segar seharga Rp5.000 per kilogram, sekadar menikmati hasil kebun lokal yang masih alami.

Sesampainya di puncak Bukit Panenjoan, rasa lelah selama perjalanan langsung terbayar. Dari atas, saya disuguhi pemandangan perbukitan hijau yang membentang luas. Angin sepoi-sepoi dan udara segar khas pegunungan membuat suasana begitu menenangkan. Tak heran jika banyak pengunjung memilih duduk santai sambil mengabadikan momen bersama keluarga.

Beberapa pengunjung terlihat datang bersama anak-anak, bahkan ada yang berjalan kaki menikmati jalur menuju puncak. Bukit Panenjoan memang cocok dijadikan destinasi wisata keluarga yang sederhana namun berkesan. Tidak perlu biaya mahal untuk menikmati panorama alam yang indah.

Selain menjadi tempat rekreasi, saya melihat potensi besar dari kawasan ini dalam mendukung perekonomian masyarakat sekitar. Kehadiran pedagang kecil dan warga yang membantu mengarahkan pengunjung menunjukkan bahwa wisata ini tumbuh bersama partisipasi masyarakat lokal.

Menurut saya, Bukit Panenjoan layak menjadi salah satu destinasi unggulan di wilayah Cibadak. Aksesnya cukup mudah, pemandangannya memikat, dan suasananya masih alami. Bagi siapa pun yang ingin melepas penat tanpa harus pergi jauh, tempat ini bisa menjadi pilihan tepat.

Kunjungan singkat tersebut meninggalkan kesan mendalam bagi saya dan keluarga. Keindahan alam, keramahan warga, serta perjalanan yang penuh cerita membuat Bukit Panenjoan bukan sekadar tempat wisata, melainkan pengalaman yang ingin kembali saya ulang di lain waktu. ( Resy)