Kabupaten Sukabumi – Krimsus TNI Polri
Pemerintah Desa (Pemdes) Cimahi, Kecamatan Cicantayan, Kabupaten Sukabumi, kembali menyalurkan berbagai bantuan kepada masyarakat yang digelar di Aula Desa Cimahi, Senin (4/5/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari realisasi penggunaan Dana Desa yang telah dinantikan oleh Keluarga Penerima Manfaat (KPM).
Kepala Desa Cimahi, H. Wowon, menyampaikan bahwa pada awal Mei ini pihaknya melaksanakan sejumlah program sekaligus. Di antaranya penyaluran Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT-DD) periode Januari hingga Maret kepada 28 KPM.
“Alhamdulillah, minggu ini kami bisa merealisasikan beberapa kegiatan, mulai dari penyaluran BLT-DD tahap awal, bantuan alat pertanian, hingga insentif bagi RT dan RW,” ujar H. Wowon.
Selain BLT-DD, Pemdes Cimahi juga menyalurkan dua unit mesin pompa air kepada kelompok tani. Bantuan tersebut diharapkan mampu menunjang produktivitas pertanian, terutama dalam menghadapi kebutuhan irigasi di wilayah desa.
Tak hanya itu, penyaluran BLT-DD juga dilanjutkan untuk periode bulan April sebagai bentuk komitmen pemerintah desa dalam membantu warga kurang mampu.
Di sektor kelembagaan, Pemdes Cimahi turut menyalurkan insentif kepada 56 Ketua RT dan 14 Ketua RW. Namun, untuk sementara insentif yang diberikan baru mencakup dua bulan, yakni Januari dan Februari, karena pencairan Alokasi Dana Desa (ADD) masih berada di angka 15 persen.
H. Wowon menjelaskan bahwa nominal BLT-DD tahun ini mengalami penyesuaian dibanding tahun sebelumnya. “Untuk tahun ini, bantuan yang kami anggarkan sebesar Rp150 ribu per bulan. Hal ini mengikuti regulasi yang mengharuskan adanya efisiensi anggaran,” jelasnya.
Meski nominalnya tidak sebesar tahun lalu, pihak desa berharap bantuan tersebut tetap dapat meringankan beban masyarakat penerima manfaat.
Lebih lanjut, bantuan mesin pompa air yang diberikan kepada kelompok tani menjadi salah satu program prioritas, mengingat kebutuhan air menjadi faktor penting dalam meningkatkan hasil pertanian.
“Kami berharap bantuan ini benar-benar dirasakan manfaatnya oleh para petani, sehingga dapat meningkatkan hasil produksi mereka,” tambahnya.
Terkait infrastruktur, Pemdes Cimahi juga tengah mengupayakan pembangunan irigasi yang hingga kini masih dalam tahap perjuangan agar dapat terealisasi melalui dana aspirasi.
“Kami terus berupaya agar pembangunan irigasi bisa terealisasi tahun ini, karena itu sangat dibutuhkan oleh masyarakat,” ungkapnya.
Di akhir pernyataannya, H. Wowon menegaskan komitmen Pemdes Cimahi untuk terus melayani masyarakat di tengah keterbatasan anggaran.
“Kami akan terus berusaha memberikan yang terbaik bagi warga, meskipun di tengah kondisi efisiensi anggaran. Pelayanan dan kebutuhan masyarakat tetap menjadi prioritas kami,” pungkasnya.
( Resi )




