mediakrimsustnipolri.com

 

SUKABUMI, Rabu, 12/08/2026 – Semangat baru menyelimuti civitas akademika SD Negeri 2 Kalaparea, yang berlokasi di Dusun Kalaparea, Desa Kalaparea, Kecamatan Nagrak, Kabupaten Sukabumi.

Proyek pemerintah untuk revitalisasi satuan pendidikan di sekolah tersebut kini resmi berjalan, menjanjikan fasilitas belajar yang lebih baik bagi para siswa.

Berdasarkan pantauan di lokasi, sebuah papan informasi proyek telah terpasang jelas di dinding sekolah yang bercat hijau khas. Papan tersebut merinci bahwa proyek ini merupakan bagian dari “Program Bantuan Pemerintah untuk Revitalisasi Satuan Pendidikan Pendidikan Dasar” dari Direktorat Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Menengah (Ditjen PAUD Dikdasmen), khususnya Direktorat Sekolah Dasar.

Pelaksana proyek tercatat adalah Panitia Pembangunan Sekolah (P2SP) dengan waktu pelaksanaan selama 150 hari kalender, terhitung sejak 04 Agustus 2026 hingga Januari 2027.

Dana proyek ini bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) Tahun Anggaran 2026 dengan jumlah bantuan mencapai Rp 1.187.507.156,- (satu miliar seratus delapan puluh tujuh juta lima ratus tujuh ribu seratus lima puluh enam rupiah).

Di area proyek, terlihat aktivitas pengerjaan fisik yang sedang berlangsung.

Bagian atap bangunan lama tampaknya sedang dalam proses pembongkaran, dengan struktur balok beton yang sudah terlihat. Beberapa pekerja dengan rompi keselamatan oranye tampak sedang bekerja di area tersebut.

Terdapat juga tumpukan material bangunan seperti batu bata di sudut halaman, menandakan kesiapan untuk tahap pembangunan selanjutnya.

Akses media ke lokasi proyek pun berjalan lancar. Kedatangan awak media disambut dengan hangat oleh pihak sekolah.

Suasana keterbukaan terasa, di mana pihak sekolah memberikan izin untuk melihat langsung jalannya pengerjaan dan mengambil dokumentasi foto. Hal ini menunjukkan komitmen sekolah terhadap transparansi penggunaan dana publik.

Meskipun menyambut hangat, salah seorang guru yang ditemui di lokasi enggan disebutkan namanya, namun bersedia memberikan sedikit tanggapan.

“Ya, kami tentu sangat bersyukur dengan adanya bantuan revitalisasi ini. Kondisi bangunan sekolah kami memang sudah membutuhkan perbaikan di beberapa bagian agar lebih layak dan aman untuk kegiatan belajar mengajar sehari-hari. Harapannya, setelah selesai nanti, suasana belajar jadi lebih nyaman,” ujarnya singkat kepada media.

Dengan anggaran yang cukup signifikan dan keterbukaan yang ditunjukkan, proyek revitalisasi di SD Negeri 2 Kalaparea diharapkan dapat berjalan sesuai rencana dan memberikan dampak positif yang nyata bagi kualitas pendidikan di wilayah tersebut.

Publik tentu akan terus mengawasi jalannya proyek ini hingga selesai pada awal tahun depan.

 

Asep Suganda/Widiyano*