Mediakrimsustnipolri.com
WARUNGKIARA — Gerak cepat dilakukan Kasi Trantibum Kecamatan Warungkiara, Devi Iskandar, S.IP., setelah menerima laporan dari warga terkait kebakaran lahan perkebunan jati di Kampung Kubang Keong, RT 003/RW 007, Desa Hegarmanah, Kecamatan Warungkiara Kabupaten Sukabumi, Sabtu (15/8/2026) sekitar pukul 02.30 WIB.
Kebakaran terjadi pada dini hari dan menghanguskan sebagian lahan perkebunan jati. Berdasarkan laporan sementara, penyebab kebakaran hingga kini belum diketahui. Api diduga cepat merambat melalui dedaunan dan rerumputan kering, ditambah kondisi angin yang cukup kencang di sekitar lokasi.
Mendapat informasi tersebut, Kasi Trantibum Kecamatan Warungkiara bersama unsur terkait segera melakukan koordinasi dan bergerak cepat ke lokasi untuk mengantisipasi meluasnya kobaran api.
Upaya pemadaman juga mendapat dukungan dari masyarakat sekitar. Dengan sinergi antara pemerintah, unsur Forkopimcam, pemerintah desa, dan warga, api akhirnya berhasil dipadamkan sehingga tidak merambat ke permukiman maupun area lainnya.
Berdasarkan pendataan sementara, tidak terdapat korban maupun warga yang terdampak dalam kejadian tersebut. Sebanyak 0 rumah, 0 kepala keluarga, 0 jiwa, dan 0 kendaraan roda empat dilaporkan terdampak.
Devi Iskandar menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah bergerak cepat dalam menangani kejadian tersebut, khususnya Forkopimcam Kecamatan Warungkiara, Pemerintah Desa Hegarmanah beserta perangkat desa, serta masyarakat sekitar yang turut membantu proses pemadaman.
“Sinergi dan kepedulian masyarakat sangat membantu dalam mengantisipasi agar api tidak meluas. Alhamdulillah, api berhasil dipadamkan dan kondisi saat ini sudah kondusif,” demikian disampaikan dalam laporan kejadian.
Pemerintah Kecamatan Warungkiara bersama instansi terkait akan terus melakukan koordinasi dan pemantauan pascakebakaran guna memastikan kondisi di lokasi tetap aman serta mengantisipasi kemungkinan munculnya kembali titik api.
Kejadian ini sekaligus menjadi pengingat bagi masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran lahan, khususnya pada area yang memiliki banyak dedaunan dan rerumputan kering serta saat kondisi angin cukup kencang.
Report Agus





