mediakrimsustnipolri.com

 

Simalungun — Komitmen Polri dalam mendukung ketahanan pangan kembali terlihat di Kecamatan Bandar Huluan, Kabupaten Simalungun. Pada Jumat, 5 Desember 2025, Kapolsek Perdagangan AKP Ibrahim Sopi SH MH hadir langsung dalam kegiatan penanaman perdana jagung di areal perkebunan PTPN IV Bandar Betsy. Kehadiran tersebut sekaligus menegaskan peran Polsek Perdagangan sebagai institusi yang aktif membangun kedekatan dengan masyarakat.

Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 09.30 WIB itu digelar di Afd II Perkebunan Bandar Betsy dengan total lahan produksi seluas 72,5 hektare, terbagi menjadi Rayon Timur (22 Ha) dan Rayon Barat (50 Ha). Lahan tersebut dikelola dengan sistem tumpang sari, melibatkan kelompok tani dari dua rayon.

Dalam sambutannya, Kapolsek Perdagangan menyampaikan bahwa keterlibatan Polri di sektor pertanian merupakan bagian dari strategi memperluas ruang pengabdian kepada masyarakat. “Polri hadir tidak hanya ketika terjadi gangguan keamanan. Kami ingin masyarakat merasakan bahwa kepolisian juga ikut mendorong program yang memberi manfaat ekonomi,” ujar AKP Ibrahim Sopi.

Kegiatan tersebut dihadiri berbagai unsur Forkopimca, jajaran pimpinan perkebunan, pemerintah kecamatan, tokoh masyarakat, serta kelompok tani. Hadir antara lain Manager PTPN IV Kebun Bandar Betsy Muhamad Irfan, Camat Bandar Huluan Akbar Putra Siregar, APK PTPN IV Bestari Tarigan, Pangulu Bandar Betsy I Ponidi, Pangulu Bandar Betsy II Toto, Koordinator BPP Royda Br Sianturi, serta perwakilan petani, Zulham dan H. Basirun.

Acara dimulai dengan prosesi pembukaan, doa, dan menyanyikan Lagu Indonesia Raya. Dalam sambutannya, Manager PTPN IV Muhamad Irfan menyampaikan bahwa sinergi antara kepolisian, pemerintah, dan petani menjadi modal penting dalam menjaga produktivitas pertanian di lingkungan perkebunan. “Kolaborasi ini akan memperkuat hubungan sekaligus meningkatkan hasil produksi jagung. Dukungan pihak kepolisian sangat kami apresiasi,” ujarnya.

Camat Bandar Huluan, Akbar Putra Siregar, juga menilai program tumpang sari jagung ini sebagai inovasi yang dapat memberi dampak signifikan bagi perekonomian warga. Ia berharap kegiatan tersebut berkelanjutan dan menjadi contoh bagi wilayah lain.

Usai sambutan dari tokoh masyarakat dan perwakilan kelompok tani, kegiatan dilanjutkan dengan pemberian santunan sebagai bentuk kepedulian sosial. Momen inti acara ditandai dengan aksi penanaman perdana oleh Kapolsek Perdagangan bersama unsur pimpinan lainnya, yang disambut antusias para petani.

Selama kegiatan berlangsung, suasana terlihat kondusif dan penuh kekeluargaan. Petani dari dua rayon kompak mengikuti seluruh rangkaian acara, menunjukkan harapan besar terhadap peningkatan kesejahteraan melalui program pertanian terpadu ini.

Kegiatan penanaman perdana tersebut sekaligus menjadi simbol dimulainya pengelolaan lahan 72,5 hektare yang diharapkan mampu mendorong peningkatan produksi jagung di wilayah Bandar Huluan. Kehadiran Kapolsek Perdagangan dianggap sebagai dorongan moral sekaligus wujud nyata kemitraan Polri dengan masyarakat.

Dengan solidnya sinergi antara jajaran kepolisian, pemerintah kecamatan, PTPN IV, dan kelompok tani, langkah ini dipandang sebagai bagian dari upaya memperkuat ketahanan pangan sekaligus membuka peluang peningkatan ekonomi masyarakat sekitar.

( purba)

Hms