mediakrimsustnipolri.com
Latihan formasi, SOP, dan penggunaan peralatan Dalmas digelar di Lapangan Apel Mako Polres Simalungun
Simalungun, 27 Agustus 2026– Polres Simalungun melaksanakan Pelatihan Pengendalian Massa (Dalmas) bagi personelnya guna meningkatkan profesionalisme dan kesiapsiagaan dalam menghadapi situasi kerumunan maupun aksi unjuk rasa.
Kasi Humas Polres Simalungun AKP Verry Purba menjelaskan, kegiatan ini merupakan bentuk nyata kehadiran Polri yang berintegritas dan humanis dalam melayani masyarakat, termasuk dalam mempersiapkan personel menghadapi dinamika kamtibmas di lapangan.
“Pelatihan Dalmas kami laksanakan pada Rabu, 26 Agustus 2026, mulai pukul 10.00 WIB hingga selesai, bertempat di Lapangan Apel Mako Polres Simalungun, Jalan Jon Horailam Saragih Nomor 110, Pematang Raya, Kabupaten Simalungun,” ujar AKP Verry Purba, Kamis (27/8/2026).
Ia mengungkapkan, tujuan utama pelatihan ini adalah membekali personel dengan pengetahuan, keterampilan taktis, dan kesiapsiagaan dalam menghadapi serta mengendalikan situasi kerumunan atau unjuk rasa di wilayah hukum Polres Simalungun.
Secara spesifik, pelatihan ini memiliki 3 fokus utama:
1. Meningkatkan profesionalisme personel sesuai SOP dan keterampilan teknis di lapangan
2. Mengedepankan pendekatan humanis melalui tindakan persuasif, komunikasi dan negosiasi
3. Memastikan kesiapsiagaan personel dalam menghadapi situasi darurat
“Kami melatih personel agar senantiasa mengutamakan tindakan persuasif, komunikasi, dan negosiasi sebelum menggunakan kekuatan fisik. Pendekatan humanis menjadi penekanan utama, dengan tetap menjunjung prinsip HAM. Tindakan represif hanya opsi terakhir apabila situasi benar-benar memerlukan,” tegas AKP Verry.
Dalam pelatihan, personel diarahkan menguasai formasi Dalmas awal hingga Dalmas lanjutan sebagai kemampuan dasar pengamanan aksi unjuk rasa. Selain itu personel juga dilatih memahami penggunaan perlengkapan Dalmas secara tepat sesuai SOP, serta kecepatan mengambil keputusan yang terukur di lapangan.
“Kami berharap seluruh personel dapat menerapkan ilmu dan keterampilan yang diperoleh secara optimal. Sehingga penanganan aksi unjuk rasa dapat berjalan aman, tertib, dan tetap mengedepankan pendekatan humanis kepada masyarakat,” tutup AKP Verry Purba.
( red)
Sumber : Humas Polres Simalungun





