Mediakrimsustnipolri.com

JAKARTA, 3 September 2026 — Relawan Perempuan dan Anak (RPA) Indonesia menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Provinsi DKI Jakarta yang telah memberikan kesempatan kepada RPA Indonesia menjadi salah satu dari 20 organisasi kemasyarakatan (ormas) yang diundang dalam kegiatan “Pemberdayaan dan Peningkatan Peran Organisasi Kemasyarakatan dalam Pembangunan Tahun 2026” di Maia Hotel Jakarta, Kamis (3/9/2026).

Kegiatan tersebut dibuka oleh Kepala Bakesbangpol DKI Jakarta, Abdul Khalit, yang menekankan pentingnya penguatan sinergi antara ormas dan pemerintah daerah dalam mendukung pembangunan serta menjaga persatuan dan kerukunan masyarakat.

Seminar menghadirkan Chandra Purwo Negoro dari Direktorat Organisasi Kemasyarakatan, Ditjen Politik dan Pemerintahan Umum (POLPUM) Kementerian Dalam Negeri RI, yang membahas penerapan prinsip kecermatan atau kehati-hatian dalam pencatatan organisasi kemasyarakatan berbadan hukum. Materi berikutnya disampaikan Mohammad Ihsan, S.H. dari Dewan Adat Majelis Kaum Betawi, mengenai peran ormas sebagai perekat persatuan dan kesatuan di DKI Jakarta.

RPA Indonesia hadir melalui Ketua Umum RPA Indonesia, Jeannie Latumahina, bersama jajaran DPP RPA Indonesia, Paulus Tutuarima, Desi Balubun, Yusuf Pradika, dan Zidane.

Dalam sesi diskusi dan tanya jawab, Jeannie Latumahina menegaskan bahwa pembinaan ormas tidak boleh hanya berorientasi pada tertib administrasi. Menurutnya, pembinaan harus mampu meningkatkan kapasitas, integritas, profesionalisme, serta kontribusi nyata ormas bagi masyarakat.

RPA Indonesia juga mendorong agar pemerintah daerah membangun kemitraan strategis dengan ormas melalui kebijakan yang transparan, proporsional, berbasis program, dan akuntabel, terutama bagi organisasi yang konsisten menjalankan kegiatan sosial, kemanusiaan, pendidikan, pemberdayaan, serta perlindungan masyarakat.

Kami ingin melihat ormas bukan sekadar tercatat secara administratif, tetapi terukur kontribusinya. Ormas bukan hanya dibina pemerintah, tetapi harus mampu menjadi mitra pemerintah dalam menyelesaikan persoalan masyarakat. Ormas harus hadir sebagai solusi bagi masyarakat, bukan menjadi persoalan bagi masyarakat,” tegas Jeannie Latumahina.»

RPA Indonesia menyampaikan penghargaan dan terima kasih kepada Abdul Khalit, Kepala Bakesbangpol DKI Jakarta, Bapak Jajuli, beserta seluruh jajaran Bakesbangpol DKI Jakarta atas kepercayaan, perhatian, dan kesempatan yang diberikan kepada RPA Indonesia dalam kegiatan tersebut.

Bagi RPA Indonesia, forum ini bukan sekadar kegiatan seremonial, tetapi menjadi ruang penting untuk membangun komunikasi, memperkuat sinergi, serta mendorong lahirnya tata kelola ormas yang semakin profesional dan bertanggung jawab.

RPA Indonesia berharap sinergi antara pemerintah dan ormas terus diperkuat, sehingga keberadaan organisasi kemasyarakatan benar-benar memberikan manfaat, menghadirkan solusi, menjaga kerukunan, serta ikut mengambil bagian dalam pembangunan DKI Jakarta. ( red)