mediakrimsustnipolri.com

CIREBON, 2 September 2026 – Korem 063/Sunan Gunung Jati (SGJ) menggelar sosialisasi 5 Pilar Keselamatan Berkendara sebagai upaya meningkatkan kesadaran dan disiplin berlalu lintas bagi prajurit dan PNS jajaran Korem 063/SGJ. Kegiatan berlangsung di Aula Korem 063/Sunan Gunung Jati, Selasa (1/9/2026).

Sosialisasi disampaikan langsung oleh Kepala Hukum (Kakum) Korem 063/SGJ sebagai bagian dari pembinaan hukum sekaligus langkah preventif untuk menekan risiko kecelakaan lalu lintas di lingkungan TNI.

Dalam pemaparannya, Kakum Korem 063/SGJ menekankan pentingnya penerapan 5 Pilar Keselamatan Berkendara, yaitu:

1. Gunakan helm berstandar SNI

2. Berdoa terlebih dahulu sebelum berkendara

3. Hindari berkendara dengan kecepatan tinggi

4. Konsentrasi dalam setiap berkendara

5. Lengkapi surat-surat kendaraan dan cek kondisi kendaraan

“Keselamatan berkendara harus menjadi budaya dan kebiasaan setiap prajurit maupun PNS. Disiplin berlalu lintas bukan hanya untuk menghindari pelanggaran, tetapi yang paling utama adalah menjaga keselamatan diri sendiri dan pengguna jalan lainnya,” ujar Kakum Korem 063/SGJ.

Di sela-sela kegiatan, peserta juga mendapatkan edukasi langsung mengenai penggunaan helm Standar Nasional Indonesia (SNI).

Edukasi menekankan bahwa penggunaan helm bukan sekadar memenuhi kewajiban berlalu lintas, namun merupakan perlindungan utama bagi kepala apabila terjadi kecelakaan.

Peserta diberikan pemahaman mengenai cara memilih helm yang sesuai standar, cara pemakaian yang benar, hingga pentingnya memastikan tali pengikat helm terpasang dengan baik dan kuat. Helm harus digunakan secara optimal, menutup bagian kepala, dan tidak hanya sekadar dikenakan sebagai formalitas.

Kegiatan ini diharapkan dapat menumbuhkan kesadaran kolektif seluruh prajurit dan PNS Korem 063/SGJ untuk menjadi contoh tertib berlalu lintas di tengah masyarakat.

Korem 063/Sunan Gunung Jati merupakan satuan kewilayahan di bawah Kodam III/Siliwangi yang membina wilayah Cirebon dan sekitarnya. Pembinaan disiplin dan hukum menjadi bagian penting dalam membentuk prajurit yang profesional. ( Kadimi )

 

Sumber : Penrem 063/Sgj