mediakrimsustnipolri.com

Fokus Peningkatan Tactical Air Operations dan Interoperabilitas

MANADO – Latihan Bersama (Latma) Cope West 2026 antara Tentara Nasional Indonesia Angkatan Udara (TNI AU) dan Pacific Air Forces (PACAF) Amerika Serikat resmi ditutup dalam sebuah upacara yang digelar di VIP Baseops Lanud Sam Ratulangi, Manado, Sulawesi Utara, Jumat (11/9/2026).

Cope West 2026 merupakan latihan bilateral yang digelar sejak 7 hingga 11 September 2026. Latihan ini melibatkan personel dan pesawat C-130 dari Angkatan Udara AS serta C-130 Skadron Udara 33 TNI AU.

Fokus utama latihan adalah peningkatan kemampuan operasi udara taktis _(Tactical Air Operations)_ guna mendukung interoperabilitas kedua angkatan udara serta modernisasi alutsista TNI.

Materi Latihan: Airdrop Hingga Aeromedical Evacuation

Selama pelaksanaannya, kedua negara melakukan latihan gabungan berupa:

1. Penerjunan barang dengan sistem Low-Cost Low-Altitude airdrop

2. Container Delivery System berkecepatan tinggi dan rendah

3. Latihan formasi terbang taktis

Selain itu, digelar pula pertukaran wawasan lintas bidang antara lain kedokteran penerbangan (aerospace medicine), evakuasi medis udara (aeromedical evacuation), prosedur penanganan darurat bersama unsur first responder setempat, hingga latihan simulasi meja (tabletop exercise).

Dihadiri Pejabat Tinggi

Upacara penutupan turut dihadiri Wakil Gubernur Sulawesi Utara Dr. J. Victor Mailangkay, S.H., M.H., bersama sejumlah tamu undangan dari unsur militer dan pemerintahan.

Turut hadir Danlanud Sam Ratulangi Marsma TNI Yoyon Kuscahyono, S.Sos., Paban 3/Lat Sopsau Kolonel Pnb Rizaldy Efranza, S.T., M.N.S.S., Danwing Udara 1 Lanud Halim Perdanakusuma Kolonel Pnb Ari Susiono, Wali Kota Manado Bapak Andrew Angouw.

Dari pihak AS hadir Colonel James Landreth, Chief of PACAF A5I, Lt Col Traci Arnold, IDN Desk Officer PACAF A5I, Colonel Kenneth Howel, Air Attaché, DAO LTC Romelo Delos Santos, Chief of USMILGP, Major Nhan Truong, Director of Air Capabilities Development, USMILGP Christopher Green, serta Konsul Jenderal AS di Surabaya.

Turut hadir pula sejumlah pejabat tinggi pratama Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara, di antaranya Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Daerah, Kepala Dinas Perhubungan, dan Kepala Badan Perbatasan Daerah.

Sumber: Dispenau / Lanud Sam Ratulangi

 

Tim Redaksi