
mediakrimsustnipolri.com
Aceh Tamiang – Prajurit Batalyon Infanteri 8 Marinir yang tergabung dalam Satuan Tugas (Satgas) Penanggulangan Bencana Kodaeral I terus menunjukkan dedikasi dan loyalitas tinggi dalam melaksanakan tugas kemanusiaan.
Meski di tengah hari libur, para prajurit tetap siaga dan aktif membantu masyarakat terdampak bencana alam.
Minggu, (18/01/2026).
Keterlibatan Yonif 8 Marinir dalam Satgas Penanggulangan Bencana merupakan bentuk nyata pengabdian Korps Marinir TNI Angkatan Laut kepada bangsa dan negara. Kegiatan difokuskan pada pembersihan fasilitas pendidikan dan sekolah, perbaikan jembatan penghubung antarwilayah, pembagian paket sembako kepada warga terdampak, serta pelayanan kesehatan melalui pengobatan mobile bagi masyarakat yang membutuhkan.
Komandan Batalyon Infanteri 8 Marinir Letkol Marinir Laili Nugroho M.Tr.Opsla, menegaskan bahwa prajurit Marinir harus selalu siap digerakkan kapan pun dan di mana pun dibutuhkan rakyat.
“Tugas membantu masyarakat merupakan kehormatan bagi kami. Hari libur bukan alasan untuk berhenti mengabdi. Prajurit Yonif 8 Marinir akan selalu hadir di tengah rakyat,” tegasnya.
Dengan semangat pantang menyerah, para prajurit Yonif 8 Marinir tetap bekerja optimal meskipun dihadapkan pada keterbatasan fasilitas, medan yang sulit, serta kondisi cuaca yang tidak menentu. Hal tersebut sejalan dengan gagasan pokok Korps Marinir TNI AL Bersama Rakyat Membangun Indonesia Maju.
Dispen Kormar TNI AL






