mediakrimsustnipolri.com

Jawa Barat – Di tengah sorotan terhadap gaya hidup pejabat, Ketua Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (APDESI) Provinsi Jawa Barat, Pak Lurah WK, tampil dengan cerita berbeda. Tepat di usia 57 tahun, ia dikenal sebagai sosok kepala desa yang ramah, sederhana, dan merakyat. ( 14/7/2026).

Usia 57 tahun menjadi penanda kematangan pengabdiannya. Selain memimpin desanya, ia kini mengemban amanah sebagai Ketua APDESI Jabar, wadah perjuangan bagi ribuan kepala desa di seluruh Jawa Barat.

Kesederhanaan menjadi ciri khas yang melekat pada dirinya. Dalam keseharian, Pak Lurah WK jauh dari kesan pejabat yang berjarak. Ia mudah ditemui warga, menyapa dengan senyum ramah, dan tidak segan turun langsung mendengarkan keluhan masyarakat di lapangan. Gaya kepemimpinan yang egaliter membuatnya dicintai warga.

“Beliau orangnya ramah pisan, tidak pernah membeda-bedakan. Mau warga biasa atau tokoh, semua dilayani sama,” ujar salah satu warga.

Keteladanan Pak Lurah WK dinilai penting di tengah tuntutan publik terhadap integritas dan kedekatan pemimpin dengan rakyat. Sosoknya menjadi bukti bahwa jabatan bukan untuk berjarak, melainkan untuk mengabdi

Repot: Darsa