mediakrimsustnipolri.com

BANDUNG – Komandan Lanud Husein Sastranegara Marsma TNI Md. Irman Fathurrahman, S.E., M.M., menyambut kedatangan jenazah Letkol Cpn Anumerta Dudi Firmansyah di Apron VVIP Room Sompil Basuki Lanud Husein Sastranegara, Bandung, Kamis (5/11/2026).

Jenazah tiba menggunakan pesawat C-212 dengan pilot Kapten Pnb Aldy, setelah diterbangkan dari Kalimantan Tengah untuk selanjutnya diserahkan kepada keluarga.

Bandung berduka. Seorang putra terbaik bangsa pulang, namun pulang dalam peti jenazah. Letkol Cpn Anumerta Dudi Firmansyah, pilot helikopter MI-17V5 yang gugur saat memadamkan kebakaran hutan dan lahan di Kalimantan Tengah, akhirnya tiba di tanah kelahirannya.

Kedatangan jenazah dilanjutkan dengan upacara penghormatan yang dipimpin oleh Komandan Pusat Penerbangan Angkatan Darat (Danpuspenerbad) Mayjen TNI Mochammad Masrukin, M.Han., sebagai inspektur upacara.

Prosesi berlangsung khidmat sebagai bentuk penghormatan dan penghargaan atas pengabdian serta pengorbanan almarhum dalam menjalankan tugas negara.

Suasana di apron VVIP begitu khidmat. Pasukan berdiri tegak, memberikan penghormatan terakhir. Tidak ada suara, hanya isak tangis keluarga yang tertahan dan bunyi langkah tegap prajurit yang mengiringi peti jenazah. Ini adalah penghormatan tertinggi untuk seorang prajurit yang gugur dalam tugas.

Almarhum merupakan PIC helikopter militer TNI AD jenis MI-17V5 yang mengalami kecelakaan saat melaksanakan misi pemadaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

Helikopter tersebut mengalami kecelakaan sekitar pukul 11.18 WIB ketika melaksanakan pengambilan air untuk misi water bombing.

Pukul 11.18 WIB, saat helikopter sedang mengambil air untuk water bombing, untuk memadamkan api yang membakar hutan Kalimantan, musibah itu terjadi.

Almarhum tidak sedang berperang melawan musuh, tapi berperang melawan api, melawan bencana, demi menyelamatkan hutan, demi menyelamatkan masyarakat Kalimantan Tengah dari asap karhutla. Dan dalam perang itu, ia gugur sebagai pahlawan.

Hadir dalam prosesi tersebut Pangdam III/Siliwangi, Kaskogartap II/Bandung, Irkoharmatau, Kadisops Lanud Husein Sastranegara, Asops dan Asmin Kogartap II/Bandung, Dandim 0618/Kota Bandung, serta Dandenpom Kogartap II/Bandung.

Usai upacara penghormatan, jenazah diberangkatkan menuju kediaman almarhum di Jalan Muhammad Toha, Gang Karyamas, Kelurahan Pelindung Hewan, Kecamatan Astana Anyar, Bandung, sebelum dimakamkan di Taman Makam Pahlawan (TMP) Cikutra, Kota Bandung.

Kepergian Letkol Cpn Anumerta Dudi Firmansyah menjadi pengingat bahwa pengabdian kepada bangsa dan negara menuntut keberanian serta pengorbanan. Jasa dan dedikasinya akan senantiasa dikenang sebagai teladan seorang prajurit yang gugur dalam tugas.

Selamat jalan, Letkol Cpn Anumerta Dudi Firmansyah. Tugasmu telah selesai. Pengabdianmu tidak akan pernah dilupakan. Namamu akan terpatri di TMP Cikutra, dan di hati seluruh rakyat Indonesia. ( red)

 

Pen Lanud Husein Sastranegara