mediakrimsustnipolri.com
JAKARTA — Di hadapan pusara para pahlawan, terpatri sebuah pengingat bahwa kemerdekaan dan kedaulatan bangsa lahir dari perjuangan, darah, serta pengorbanan tanpa pamrih.
Semangat itulah yang terus diwarisi oleh setiap generasi prajurit Korps Marinir TNI Angkatan Laut. Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Korps Marinir, seluruh jajaran Korps Marinir menggelar ziarah rombongan dan tabur bunga secara serentak di berbagai Taman Makam Pahlawan (TMP) di seluruh Indonesia, Kamis (5/11/2026), sebagai bentuk penghormatan sekaligus peneguhan tekad untuk meneruskan cita-cita perjuangan para pahlawan bangsa.
81 tahun. Bukan waktu yang singkat. 81 tahun Korps Marinir berdiri, mengabdi, berjuang, dan berkorban untuk negeri. Dan di momen ulang tahun yang bersejarah ini, Marinir kembali ke pusara para pahlawan. Kembali untuk berjanji, kembali untuk meneguhkan tekad, bahwa perjuangan para pahlawan tidak akan pernah sia-sia.
Di wilayah Jakarta, kegiatan dipusatkan di Taman Makam Pahlawan Nasional Utama (TMPNU) Kalibata, dipimpin langsung oleh Panglima Korps Marinir (Pangkormar) Letnan Jenderal TNI (Mar) Dr. Endi Supardi, S.E., M.M., M.Tr.Opsla., CHRMP., CRMP., didampingi Ketua Pengurus Gabungan Jalasenastri Korps Marinir, Ibu Nana Endi Supardi.
Di tempat tersebut, penghormatan dan tabur bunga menjadi simbol penghargaan atas jasa para pahlawan yang telah mengorbankan jiwa dan raga demi tegaknya Merah Putih.
Semangat serupa juga tercermin dalam pelaksanaan ziarah Pasmar 2 di TMP Sepuluh Nopember, Surabaya, dipimpin Komandan Pasmar 2 Mayor Jenderal TNI (Mar) Dr. Oni Junianto, didampingi Ketua Korcab Pasmar 2 Gabungan Jalasenastri Korps Marinir, Ny. Dian Oni Junianto, serta Pasmar 3 di TMP Tri Jaya Sakti, Sorong,
Papua Barat Daya, dipimpin Komandan Pasmar 3 Mayor Jenderal TNI (Mar) Andi Rahmat M. di dampingi Ketua Korcab Pasmar 3, Ny. Julita Andi Rahmat.
Di Kalibata, Pangkormar berdiri tegak di hadapan pusara para pahlawan, menabur bunga dengan penuh khidmat, didampingi Ibu Nana Endi Supardi. Di Surabaya, di TMP Sepuluh Nopember, Danpasmar 2 bersama prajuritnya melakukan hal yang sama.
Di Sorong, di ujung timur Indonesia, di TMP Tri Jaya Sakti, Danpasmar 3 bersama prajuritnya juga menabur bunga untuk para pahlawan. Dari barat hingga timur, dari Jakarta hingga Sorong, seluruh Marinir serentak menundukkan kepala, menghormati jasa para pahlawan.
Tabur bunga itu bukan sekadar ritual. Setiap bunga yang ditabur adalah doa. Setiap langkah di antara pusara adalah janji. Janji bahwa Marinir akan terus menjaga Merah Putih, janji bahwa Marinir akan terus meneruskan cita-cita perjuangan, janji bahwa pengorbanan para pahlawan tidak akan dikhianati.
Di hadapan pusara pahlawan, Korps Marinir meneguhkan janji pengabdian untuk negeri. 81 tahun mengabdi, dan Marinir tidak akan berhenti. Untuk Indonesia, untuk Merah Putih, untuk para pahlawan yang telah gugur.( red)
Dispen Kormar






