mediakrimsustnipolri.com
JAKARTA — Asisten Perencanaan Panglima Korps Marinir (Asrena Pangkormar) Brigjen TNI (Mar) Umar Faroug, S.A.P., CHRMP., M.Tr.Opsla., M.Han., mewakili Panglima Korps Marinir (Pangkormar) Letnan Jenderal TNI (Mar) Dr. Endi Supardi, S.E., M.M., hM.Tr.Opsla., CHRMP., CRMP.,
menghadiri rapat Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Provinsi DKI Jakarta dalam rangka rapat koordinasi mitigasi dan antisipasi kesiapsiagaan menghadapi musim hujan Tahun 2026/2027, bertempat di Balai Agung, Balai Kota Provinsi DKI Jakarta, Jalan Medan Merdeka Selatan No. 8-9, Jakarta Pusat. Kamis (05/11/2026).
Korps Marinir tidak hanya kuat di medan tempur, tetapi juga terdepan dalam tugas kemanusiaan. Saat Jakarta bersiap menghadapi musim hujan, Marinir hadir, siap siaga, siap bergerak untuk melindungi masyarakat.
Rapat koordinasi tersebut dipimpin langsung oleh Gubernur DKI Jakarta Dr. Ir. Pramono Anung Wibowo, M.M., dan dihadiri Ketua DPRD Provinsi DKI Jakarta Bapak Suhud Alynudin., Pangdam Jaya Letjen TNI Deddy Suryadi, S.I.P, M.Si., Kajati DKI Jakarta Bapak Dr Sutikno.S.H.,M.H., Wakapolda Metro Jaya Irjen Pol Dr. Adex Yudiswan., S.H., S.I.K., Pangkodau 1 Marsda TNI Erwin Sugiandi, M.Han., Hakim Tinggi Pengadilan Tinggi DKI Jakarta Bapak Heri Sutanto., S.H., MHum., Dankodaeral III Jakarta Laksma TNI Dr. Hariyo Poernomo M. Tr. Opsla., M.Han. unsur Forkopimda serta instansi terkait di lingkungan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.
Semua pimpinan hadir dalam satu ruangan. Gubernur, DPRD, TNI, Polri, Kejaksaan, Pengadilan, dan seluruh instansi terkait duduk bersama. Ini bukan rapat biasa, ini adalah rapat penentuan kesiapsiagaan Jakarta menghadapi musim hujan yang diprediksi akan ekstrem.
Kegiatan rapat ini membahas langkah mitigasi serta meningkatkan kesiapsiagaan jajaran pemerintah daerah dan seluruh pemangku kepentingan dalam menghadapi potensi bencana akibat curah hujan ekstrem saat musim hujan mendatang. Koordinasi pun diperkuat agar langkah antisipasi dapat dilaksanakan sejak dini, dan seluruh unsur terkait siap bergerak ketika dibutuhkan.
Tidak ada lagi yang bekerja sendiri-sendiri. Semua unsur harus satu komando, satu gerak, satu tujuan: Jakarta aman dari banjir, masyarakat terlindungi dari bencana. Mitigasi harus dilakukan sejak dini, sebelum hujan datang, sebelum genangan meluas, sebelum korban berjatuhan.
Berdasarkan paparan BMKG, hujan berintensitas tinggi berpotensi terjadi dalam durasi yang lebih singkat. Kondisi tersebut perlu diantisipasi karena dapat meningkatkan risiko genangan apabila kapasitas sungai dan saluran drainase tidak mampu menampung debit air.
Peringatan BMKG ini sangat serius. Hujan tidak lagi turun lama dan perlahan, tetapi turun deras dalam waktu singkat. Dalam hitungan menit, air bisa meluap, sungai bisa meluber, drainase bisa tidak mampu menampung. Jika tidak diantisipasi sejak sekarang, genangan dan banjir bisa terjadi di mana-mana.
Karena itu, kehadiran Korps Marinir dalam rapat Forkopimda ini menjadi sangat penting. Marinir membawa kesiapsiagaan, membawa personel, membawa peralatan, dan membawa semangat pengabdian untuk kemanusiaan. Saat bencana datang, Marinir akan menjadi garda terdepan dalam evakuasi, penanggulangan, dan bantuan kemanusiaan.
Dengan sinergitas yang kuat antara Pemprov DKI Jakarta, TNI, Polri, dan seluruh Forkopimda, Jakarta diharapkan siap menghadapi musim hujan 2026/2027 dengan lebih baik, lebih cepat, dan lebih tangguh. ( red)
Korps Marinir siap, Jakarta siap, Indonesia siap menghadapi musim hujan.
Dispen Kormar







