Mediakrimsustnipolri.com
SUKABUMI – Suasana pagi di kawasan Pasar Parungkuda, Kabupaten Sukabumi mendadak heboh pada Rabu (4/11/2026).
Satu unit mobil angkutan umum (angkot) jurusan Parungkuda – Kaladi terbakar hebat tepat di depan Pasar Parungkuda, kawasan yang setiap harinya selalu padat aktivitas pedagang dan pembeli.
Kobaran api yang membesar dengan cepat membuat warga, pedagang, dan pengendara yang melintas panik.
Asap hitam pekat membumbung tinggi hingga terlihat dari kejauhan, sementara api dengan cepat melahap seluruh bodi kendaraan. Warga yang berada di sekitar lokasi langsung berhamburan menjauh untuk menyelamatkan diri, sekaligus mengamankan barang dagangan mereka dari potensi api merembet.
Menurut keterangan warga di lokasi, api pertama kali terlihat dari bagian depan kendaraan, kemudian dalam hitungan menit membesar dan menyambar seluruh bagian angkot.
Suara letupan kecil dari dalam kendaraan sempat terdengar, menambah kepanikan warga sekitar. Beruntung, saat kejadian angkot dalam kondisi tidak penuh penumpang, sehingga tidak ada korban jiwa yang dilaporkan dalam peristiwa ini.
Petugas bersama pihak terkait dengan sigap berada di lokasi untuk melakukan penanganan darurat serta memadamkan kobaran api agar tidak merambat ke area sekitar pasar yang padat aktivitas.
Upaya pemadaman dilakukan dengan cepat menggunakan alat pemadam yang ada, dibantu warga yang ikut menyiram air untuk mencegah api menjalar ke kios-kios pedagang dan kendaraan lain yang terparkir di sekitar Pasar Parungkuda.
Kawasan depan Pasar Parungkuda yang merupakan jalur utama dan pusat ekonomi warga sempat mengalami kemacetan.
Arus lalu lintas dari arah Parungkuda menuju Kaladi dan sebaliknya terpaksa dialihkan sementara dan diperlambat guna memberikan ruang bagi petugas melakukan pemadaman dan pengamanan lokasi. Pedagang dan pembeli yang berada di dalam pasar pun ikut keluar untuk menyaksikan peristiwa tersebut.
Setelah upaya pemadaman yang cukup intens, api akhirnya berhasil dipadamkan.
Kondisi angkot sendiri sudah hangus terbakar, menyisakan rangka dan bodi yang gosong. Bangkai angkot tersebut kemudian diamankan di pinggir jalan untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut dan agar tidak mengganggu arus lalu lintas.
Hingga saat ini, penyebab pasti timbulnya api pada kendaraan tersebut belum diketahui dan masih dalam penyelidikan pihak berwenang.
Dugaan sementara, kebakaran bisa disebabkan oleh korsleting listrik pada mesin atau masalah pada sistem bahan bakar kendaraan, namun hal tersebut masih menunggu hasil pemeriksaan resmi dari petugas. Pihak kepolisian dan instansi terkait akan melakukan olah TKP untuk memastikan penyebab kebakaran.
Peristiwa ini menjadi pengingat penting bagi para pemilik dan sopir angkutan umum untuk selalu melakukan pemeriksaan berkala terhadap kondisi kendaraan, terutama pada instalasi kelistrikan, mesin, dan bahan bakar, demi keselamatan penumpang dan pengguna jalan lainnya.
Hingga berita ini diturunkan, situasi di kawasan Pasar Parungkuda sudah kembali berangsur normal. Aktivitas pasar kembali berjalan seperti biasa, meski warga masih membicarakan peristiwa kebakaran angkot tersebut.
Pihak berwenang mengimbau masyarakat yang mengetahui kronologi lengkap kejadian agar dapat memberikan informasi untuk membantu proses penyelidikan.
Laporan: Utis.S







