mediakrimsustnipolri.com
Sukabumi, 29 Oktober 2025 — Bencana banjir bandang dan tanah longsor melanda Kampung Tugu, Desa Cikahuripan, Kecamatan Cisolok, Kabupaten Sukabumi. Peristiwa yang terjadi pada awal pekan ini mengundang perhatian luas berbagai pihak, mulai dari pemerintah daerah hingga komunitas relawan kemanusiaan.
Pada hari pertama, Bupati Sukabumi langsung turun ke lokasi meninjau kondisi warga terdampak serta memastikan penanganan darurat berjalan cepat. Sementara pada hari kedua, giliran sejumlah pejabat dan lembaga turun membantu, di antaranya Kalak BPBD Kabupaten Sukabumi, Ketua DPRD, Kapolres Sukabumi, serta unsur SARDA, PMI, Baznas, dan TNI-Polri.
Tak hanya unsur pemerintah, berbagai organisasi kemanusiaan dan komunitas lokal juga turut bergerak cepat memberikan bantuan. Tercatat lebih dari 25 komunitas relawan datang ke lokasi, di antaranya At-Taubah Herbalis Rescue yang dipimpin oleh Asep Saepul Rohman, Sehati, Atap Indonesia, Gerak Bareng, Asas, IBS, Jampang Peduli, dan Sukabumi Berbagi.
Para relawan bekerja bahu-membahu bersama aparat gabungan untuk membantu proses evakuasi, distribusi logistik, serta pendirian dapur umum bagi para korban yang kini mengungsi di sejumlah titik aman.
Menurut data sementara dari BPBD Kabupaten Sukabumi, sejumlah rumah mengalami rusak berat dan ringan akibat terjangan air bercampur material tanah dan batu dari perbukitan sekitar. Hingga kini, tim gabungan masih melakukan penyisiran untuk memastikan tidak ada korban yang tertinggal di lokasi bencana.
“Kami terus berkoordinasi dengan semua pihak untuk memastikan bantuan sampai ke warga terdampak secepat mungkin,” ujar Kalak BPBD Kabupaten Sukabumi di lokasi kejadian.
Semangat gotong royong antara aparat, pemerintah, dan masyarakat menjadi kunci utama dalam mempercepat proses pemulihan pascabencana di wilayah tersebut.
Reporter:Asep lodaya






