mediakrimsustnipolri.com

Jakarta, 10 Juni 2026 – Relawan Peduli Anak Bangsa Indonesia – RPA Indonesia berhasil memulangkan 3 Pekerja Migran Indonesia asal Sulawesi Utara yang diduga korban Tindak Pidana Perdagangan Orang di Kamboja. Ketiganya, Bima George Aditya Siring, Yoel Yoce Waani, dan Dicky Doan Mananeke, telah tiba di Indonesia dengan selamat pada 9 Juni 2026 dan kini berkumpul kembali bersama keluarga di Manado, Sulawesi Utara.

Ketua Umum RPA Indonesia Jeannie Latumahina menyampaikan rasa syukur atas keberhasilan ini. “Keberhasilan pemulangan ini adalah hasil kerja sama solid antara RPA Indonesia, Kementerian Luar Negeri RI, KBRI Phnom Penh, serta seluruh pihak yang peduli terhadap perlindungan WNI di luar negeri,” ujarnya.

Jeannie juga mengapresiasi respons cepat Tim DPP RPA Indonesia: Paulus Tutuarima, Yusuf Pradika, Desi Balubun, Asriani, Marni, Yeyen, Anton, dan Wanti, yang sigap menindaklanjuti laporan dari korban dan keluarga.

*Masih Ada 8 PMI dalam Pendampingan*
Paulus Tutuarima yang mendampingi penanganan kasus ini menegaskan, RPA Indonesia masih terus mendampingi 8 PMI asal Sulawesi Utara lain yang diduga korban TPPO di Kamboja. “Kami berharap seluruh proses penanganan berjalan lancar hingga mereka dapat dipulangkan ke tanah air dengan selamat,” tegas Paulus.

Ia juga mengingatkan masyarakat agar tidak mudah tergiur tawaran kerja ke luar negeri dengan gaji besar dan fasilitas mewah tanpa prosedur jelas.

*Imbauan Cegah TPPO*
Yusuf Pradika dari DPP RPA Indonesia mengimbau calon PMI untuk:
1. Memeriksa legalitas perusahaan atau agensi perekrut
2. Memastikan penggunaan visa kerja sah sesuai peruntukannya
3. Mencari informasi resmi melalui instansi pemerintah berwenang sebelum berangkat

Jeannie Latumahina berharap pemerintah semakin memperkuat pengawasan dan penindakan terhadap jaringan perekrutan ilegal. “Agar tidak ada lagi anak bangsa yang menjadi korban perdagangan orang dan eksploitasi di luar negeri, khususnya di negara risiko tinggi seperti Kamboja, Laos, dan Myanmar,” harapnya.

RPA Indonesia mengajak seluruh masyarakat lebih waspada dan mengutamakan jalur resmi dalam setiap proses penempatan kerja ke luar negeri demi keselamatan dan masa depan yang lebih baik. ( red)

#RPAIndonesia #StopTPPO #PMI #PerlindunganWNI #KemenluRI #KBRI