mediakrimsustnipolri.com
SUKABUMI – Bencana pergerakan tanah kembali menghantui warga Kabupaten Sukabumi. Peristiwa tersebut terjadi di Kampung Pasir Gerong, RT 09/RW 01, Desa Bantarkalong, Kecamatan Warungkiara, pada Selasa (16/12/2025), dan berdampak langsung pada kondisi tempat tinggal warga setempat.
Salah satu korban, Sumarni, tak kuasa menahan tangis saat menceritakan kondisi keluarganya kepada awak media. Selama hampir satu tahun terakhir, ia bersama keluarganya terpaksa bertahan di rumah yang rusak parah akibat pergerakan tanah. Bangunan yang ditempati kini hanya tersisa sebagian dan berada dalam kondisi rawan ambruk.
Dengan suara bergetar, Sumarni mengungkapkan bahwa dirinya tidak memiliki pilihan lain selain tetap tinggal di rumah tersebut. Keterbatasan ekonomi membuatnya pasrah, meski setiap hari dihantui rasa takut akan keselamatan keluarganya.
“Sudah hampir satu tahun kami tinggal dalam kondisi seperti ini. Rumah rusak, tanah terus bergerak, tapi kami tidak punya tempat lain untuk pergi,” ujar Sumarni.
Ia berharap pemerintah segera turun tangan memberikan bantuan serta solusi nyata bagi para korban bencana pergerakan tanah di wilayah tersebut. Menurutnya, sejak bencana yang dialami pada tahun 2024 hingga kini, belum ada perhatian serius yang dirasakan oleh warga terdampak.
“Harapan saya, pemerintah bisa membantu dan mencarikan solusi. Jangan sampai kami terus hidup dalam ketakutan seperti ini,” pungkasnya.
Hingga berita ini diturunkan, warga Kampung Pasir Gerong masih menanti langkah konkret dari pihak terkait untuk penanganan dan pemulihan pascabencana.
Reporter : Agus .S




