Mediakrimsustnipolri.com

Sukabumi ,23 Juli 2026 – Majalah _NUSANTARA_ edisi terbaru mengangkat tema _Suara Hukum, Masa Depan Bangsa_ dengan menampilkan pakar hukum Oki Prasetiawan, S.M., S.H., M.H., CLMA. sebagai tokoh utama.

Dalam edisi yang mengangkat tajuk _Hukum dan Kekuasaan: Garis Tipis, Dampak Besar_ ini, Oki Prasetiawan menyoroti bahaya penyalahgunaan hukum untuk kepentingan politik kelompok.

“Apabila hukum dijadikan instrumen politik kekuasaan demi kepentingan kelompok, maka kesadaran publik menjadi kabur, kepekaan nurani menjadi tumpul, dan daya nalar yang paling tajam pun terdegradasi menjadi kebodohan yang tak berdaya,” tegas Oki dalam wawancara eksklusif dengan NUSANTARA.

Oki menekankan tiga pilar penting dalam penegakan hukum di Indonesia:

1. *Suara Nurani*: Keadilan tidak boleh dikendalikan oleh kepentingan sesaat.
2. *Hukum untuk Semua*: Hukum bukan untuk mereka yang berkuasa, tetapi untuk seluruh rakyat.
3. *Masa Depan Bangsa*: Membangun sistem hukum yang adil, kuat, dan berpihak pada kebenaran.

Menurutnya, batas antara hukum dan kekuasaan sangat tipis namun dampaknya besar bagi kehidupan berbangsa. “Keadilan tanpa integritas hanya akan melahirkan ketimpangan baru,” ujarnya.

Melalui edisi ini, NUSANTARA mengajak publik untuk kembali memperkuat kesadaran hukum dan mengawal penegakan hukum yang bersih dari intervensi politik. Oki berharap masyarakat tidak apatis dan berani bersuara ketika hukum dibelokkan dari tujuan utamanya: keadilan untuk semua.

Edisi _NUSANTARA: Suara Hukum, Masa Depan Bangsa_ sudah dapat diakses mulai hari ini.

*Tentang Oki Prasetiawan*
Oki Prasetiawan, S.M., S.H., M.H., CLMA. adalah praktisi dan akademisi hukum. Fokus kajian beliau meliputi hukum tata negara, etika profesi hukum, dan integritas lembaga peradilan.

Red