mediakrimsustnipolri.com

KARAWANG – Masyarakat Karawang Utara mendesak Pemerintah Provinsi Jawa Barat dan Pemerintah Kabupaten Karawang untuk segera memprioritaskan pelebaran Jalan Proklamasi ruas Tanjungpura–Rengasdengklok. Ruas jalan yang menjadi akses utama ekonomi, pendidikan, dan layanan kesehatan itu dinilai tidak lagi memadai menghadapi lonjakan volume kendaraan harian.

Tokoh masyarakat Karawang Utara, Heri Pramika, mengatakan persoalan infrastruktur di wilayahnya sudah menyangkut keselamatan pengguna jalan, bukan sekadar kebutuhan pembangunan biasa.

“Kami berharap kepada Bapak Gubernur Jawa Barat, Bupati, dan Wakil Bupati Karawang agar Jalan Proklamasi Tanjungpura–Rengasdengklok bisa segera diprioritaskan untuk diperlebar. Volume kendaraan terus meningkat, sementara kondisi jalan masih sempit sehingga rawan terjadi kecelakaan,” ujar Heri Pramika kepada media, Rabu (20/5/2026).

Heri juga mengusulkan pembangunan jalur alternatif di sepanjang bantaran sungai atau jalur irigasi dari kawasan Bedeng Pasar Baru Proklamasi hingga tembus ke Karawang Kota. Menurutnya, jalur tambahan diperlukan sebagai solusi jangka panjang untuk mengurai kepadatan lalu lintas.

Ia menilai kondisi jalan yang sempit meningkatkan risiko kecelakaan, terutama pada jam sibuk ketika kendaraan besar dan roda dua harus berbagi ruang terbatas. Sebagai solusi jangka panjang, Heri mengusulkan penerapan sistem dua jalur satu arah.

“Kalau akses jalannya lebih lebar dan bagus, tentu bisa mengurangi potensi kecelakaan. Bahkan ke depan bisa dipikirkan pola dua jalur satu arah, misalnya arah Tanjungpura ke Rengasdengklok satu jalur, dan arah sebaliknya menuju Karawang satu jalur,” katanya.

Desakan percepatan pembangunan mendapat dukungan dari legislatif dan partai politik. Anggota DPRD Karawang Dapil II, Asep Syaripudin atau Asep Ibe, menyebut usulan peningkatan akses Jalan Proklamasi sudah diajukan Dinas PUPR ke Pemerintah Provinsi Jawa Barat.

“Untuk akses Jalan Proklamasi Tanjungpura–Rengasdengklok sudah diusulkan oleh PUPR ke pemerintah provinsi. Mudah-mudahan bisa segera terealisasi,” ujarnya.

Dukungan serupa disampaikan kader PDI Perjuangan Karawang, Yayah Arsadina Dzabier. Ia menegaskan aspirasi masyarakat Karawang Utara perlu mendapat perhatian serius karena berkaitan dengan pemerataan pembangunan dan pertumbuhan ekonomi wilayah utara.

“Masukan dan harapan masyarakat terkait pembangunan akses jalan Karawang Utara ini akan kami sampaikan kepada Bupati dan Wakil Bupati. Semoga pembangunan akses Jalan Tanjungpura–Rengasdengklok bisa segera terwujud,” kata Yayah.

Jalur Tanjungpura–Rengasdengklok merupakan akses utama warga Karawang Utara menuju pusat pemerintahan, ekonomi, dan layanan publik. Dengan bertambahnya fasilitas seperti RSUD Rengasdengklok, RS Proklamasi, RS Hastein, serta pos pemadam kebakaran, mobilitas warga semakin tinggi. Namun, infrastruktur jalan belum mengikuti perkembangan tersebut.

Warga berharap usulan yang telah diajukan tidak berhenti pada wacana, melainkan segera masuk dalam prioritas pembangunan daerah dan provinsi. ( darsa – Tim )