Kabupaten Cianjur – Krimsus TNI Polri
MTs Negeri 5 Cianjur menggelar kegiatan nonton bareng (nobar) film sejarah Kompi Daeng yang berlangsung meriah dan penuh antusiasme dari siswa maupun tenaga pendidik. Kegiatan ini tidak hanya menjadi sarana hiburan, tetapi juga media edukasi dalam menanamkan nilai sejarah perjuangan bangsa kepada generasi muda. Acara tersebut turut dihadiri Wakil Ketua DPRD Kabupaten Cianjur, Kamis (30/04/2026).
Film Kompi Daeng mendapat sambutan luar biasa karena dinilai mampu memberikan pemahaman mendalam tentang perjuangan bangsa Indonesia dalam melawan penjajahan. Para siswa terlihat antusias mengikuti kegiatan ini, terlebih karena dipadukan dengan program Makan Bergizi Gratis (MBG), sehingga suasana belajar terasa lebih menyenangkan.
Firman Maliksyah selaku produser sekaligus salah satu aktor film tersebut menjelaskan bahwa pemutaran ini merupakan bagian dari upaya memperkenalkan film edukatif ke lingkungan sekolah.
“Ini adalah pemutaran perdana di MTs Negeri 5 Cianjur. Kami mencoba menghadirkan terobosan baru dengan menggabungkan edukasi melalui film dan program MBG. Alhamdulillah berjalan lancar dan mendapat respons positif,” ujarnya.
Firman juga menambahkan bahwa pihaknya tidak hanya memproduksi Kompi Daeng, tetapi juga film edukasi lain seperti Mata Hati Anisa yang mengangkat isu lingkungan, serta rencana produksi film berjudul Wartawan Bodrek. Ia berharap karya-karya tersebut dapat terus memberikan manfaat bagi dunia pendidikan.
Sementara itu, Ganjar Ramadan mengapresiasi kegiatan tersebut. Menurutnya, kolaborasi antara pemutaran film edukasi dan program MBG merupakan inovasi yang sangat baik.
“Kegiatan seperti ini sangat positif dan sejalan dengan program pemerintah. Semoga bisa diikuti oleh sekolah lain di Cianjur,” ungkapnya.
Ganjar juga menyampaikan harapannya agar film karya anak bangsa seperti Kompi Daeng dapat diputar secara luas di berbagai sekolah di Indonesia, sehingga nilai-nilai sejarah dan nasionalisme dapat terus ditanamkan kepada generasi muda.
Kepala sekolah MTs Negeri 5 Cianjur, Nurlaela Komalasari, menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Ia menilai nobar film sejarah sangat bermanfaat di tengah kondisi generasi muda yang mulai melupakan sejarah bangsa.
“Melalui kegiatan ini, siswa dapat belajar sejarah dengan cara yang menyenangkan. Antusiasme mereka sangat luar biasa,” ujarnya.
Ia juga menambahkan bahwa kegiatan ini relevan dengan mata pelajaran IPS, sehingga dapat menjadi metode pembelajaran alternatif yang efektif. Ke depan, pihak sekolah berencana mengadakan pemutaran film edukatif secara rutin, minimal setiap tiga bulan sekali.
Di sisi lain, Heri Setiadi dari MBG Cita Rasa menjelaskan bahwa kolaborasi ini menjadi pengalaman pertama di Cianjur. Ia merasa senang melihat siswa menikmati makanan bergizi sambil menyaksikan film edukatif.
“Kami menyajikan menu yang bergizi dan menarik agar anak-anak lahap makan sekaligus belajar. Ini pengalaman baru yang sangat positif,” jelasnya.
Heri juga berharap ke depan pihaknya dapat terus meningkatkan kualitas sajian, baik dari segi gizi maupun penyajian, sehingga siswa tidak hanya menikmati makanan, tetapi juga belajar tentang pola makan sehat.
Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan sinergi antara dunia pendidikan, industri kreatif, dan program pemerintah dapat terus berkembang demi menciptakan generasi muda yang cerdas, sehat, dan berkarakter. ( resi )






