SUKABUMI – Wakil Bupati Sukabumi, H. Andreas, menghadiri kegiatan nonton bareng (nobar) pertandingan Persib Bandung yang dirangkaikan dengan pelayanan masyarakat terpadu di Lapang Sepakbola Gumbira, Desa Balekambang, Kecamatan Nagrak, Kabupaten Sukabumi, pada Sabtu (23/5/2026).
Di sela-sela kemeriahan dan antusiasme warga pendukung Maung Bandung tersebut, dilakukan penyerahan secara simbolis santunan Jaminan Kematian (JKM) dari BPJS Ketenagakerjaan sebesar Rp 42.000.000,- kepada ahli waris dari almarhumah Yati, seorang pekerja informal yang semasa hidupnya berprofesi sebagai buruh tani/perkebunan di wilayah setempat.
Berdasarkan data kepesertaan, almarhumah merupakan peserta aktif program Bukan Penerima Upah (BPU) yang baru terdaftar selama 5 bulan.
Meski masa kepesertaan terbilang singkat, hak santunan kematian tetap ditunaikan secara penuh oleh pihak jaminan sosial sebagai bentuk kepastian perlindungan dari negara.
Dalam kesempatan tersebut, Wakil Bupati Sukabumi, H. Andreas, mengimbau masyarakat, khususnya para pekerja mandiri dan sektor informal di wilayah pedesaan, agar memanfaatkan program BPJS Ketenagakerjaan non-upah ini karena memiliki banyak manfaat perlindungan sosial yang nyata.
”Melalui momentum antusiasme warga yang berkumpul untuk mendukung Persib ini, kita manfaatkan juga untuk menghadirkan pelayanan sosial dan kesehatan yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat,” ujar H. Andreas.
Beliau juga mengapresiasi kehadiran jaminan sosial yang menjadi bantalan ekonomi krusial bagi keluarga pekerja rentan saat terjadi risiko kedukaan.
Selain keseruan nobar dan penyerahan santunan kematian, kegiatan terpadu di Lapang Gumbira ini juga menghadirkan beragam pelayanan publik langsung bagi warga, di antaranya gerakan pangan murah, layanan kesehatan gratis, donor darah, serta pelayanan administrasi kependudukan dari Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil).
Pihak penyelenggara bersama penggerak Jaminan Sosial Indonesia (Perisai) juga membuka layanan sosialisasi serta pendaftaran langsung di lokasi acara untuk mempermudah para buruh tani dan pekerja mandiri lainnya di Kecamatan Nagrak mendapatkan hak perlindungan jaminan sosial demi masa depan keluarga mereka.
Widiyano






