Mediakrimsustnipolri.com
SUKABUMI – Suasana libur akhir pekan di kawasan wisata alam Curug Larangan mendadak berubah menjadi kepanikan dan duka setelah seorang wisatawan ditemukan meninggal dunia di area pusaran air terjun, Minggu (23/8/2026) sore.
Korban diketahui bernama Dores Sandi (30), warga Kampung Sawah Garung, Desa Loji, Kecamatan Simpenan, Kabupaten Sukabumi.
Peristiwa tragis itu terjadi sekitar pukul 14.20 WIB saat korban tengah berwisata bersama rekannya.
Menurut keterangan saksi, I (45), suasana awalnya berjalan normal sebelum kejadian nahas itu terjadi.
“Sekitar jam satu siang korban datang bersama teman-temannya pakai mobil pickup. Mereka sempat masuk dan bermain air di sekitar curug, kondisi masih aman,” ujar I, Minggu (23/8/2026).
Namun, situasi berubah ketika korban tiba-tiba tidak lagi terlihat bersama rombongan. Rekan korban sempat melakukan pencarian di sekitar lokasi, namun tidak menemukan tanda-tanda keberadaan korban.
Sekitar pukul 15.00 WIB, pihak pengelola wisata menerima laporan kehilangan tersebut dan langsung melakukan pencarian bersama warga.
Pencarian berlangsung sekitar satu jam. Korban akhirnya ditemukan pada pukul 16.00 WIB di dasar pusaran air terjun dengan kedalaman sekitar lima meter. Saat ditemukan, korban dalam posisi tengkurap dan sudah tidak bernyawa.
Jenazah korban kemudian dievakuasi menggunakan kendaraan pickup dan langsung dibawa ke rumah duka untuk proses pemulasaraan.
Iwan menambahkan, lokasi pusaran air di Curug Larangan memang dikenal cukup berbahaya, terutama bagi pengunjung yang tidak memahami kondisi arus bawah air.
Peristiwa ini menambah daftar panjang insiden wisata alam yang terjadi akibat kurangnya kewaspadaan pengunjung terhadap kondisi medan.
Pihak keluarga korban menerima kejadian ini sebagai musibah dan takdir dari Allah SWT. Keluarga juga menyampaikan terima kasih kepada pemerintah desa dan warga yang telah membantu proses pencarian hingga evakuasi.
Report : Utis.S







