SUKABUMI —Krimsus TNI Polri
Perjalanan saya menuju Curug Cimarinjung menjadi pengalaman yang tak terlupakan. Sejak awal memasuki kawasan Geopark Ciletuh, suasana alam yang masih asri langsung terasa begitu menenangkan.
Rasa penasaran saya semakin memuncak ketika suara gemuruh air mulai terdengar dari kejauhan. Langkah demi langkah saya percepat, mengikuti jalur setapak yang mengarah langsung ke lokasi air terjun.
Akses menuju curug ini terbilang cukup mudah. Saya hanya perlu berjalan kaki beberapa menit dari area parkir, melewati jalan kecil yang dikelilingi pepohonan hijau yang rindang.

Sesampainya di lokasi, pemandangan luar biasa langsung tersaji di depan mata. Air terjun dengan ketinggian sekitar 50 hingga 100 meter itu tampak begitu megah dan memukau.
Airnya jatuh deras dari tebing batuan purba berwarna merah kecokelatan. Perpaduan warna alam tersebut menciptakan panorama yang sangat indah dan berbeda dari kebanyakan air terjun lainnya.
Tak heran jika Curug Cimarinjung menjadi salah satu ikon wisata di kawasan geopark yang telah diakui oleh UNESCO.
Saya merasakan udara sejuk yang begitu menyegarkan saat berada di sekitar air terjun. Percikan air yang terbawa angin menambah sensasi alami yang sulit ditemukan di perkotaan.
Banyak pengunjung terlihat sibuk mengabadikan momen. Spot-spot foto yang tersedia memang sangat mendukung untuk menghasilkan gambar yang estetik dan memukau.
Selain berfoto, beberapa pengunjung juga menikmati aliran sungai di bawah curug. Namun, tetap diperlukan kehati-hatian mengingat arus air yang bisa berubah sewaktu-waktu.
Menariknya, biaya untuk menikmati keindahan alam ini sangat terjangkau. Saya hanya perlu membayar parkir dan memberikan sumbangan sukarela sekitar Rp3.000 hingga Rp5.000.
Menurut warga sekitar, tempat ini dulunya dikenal dengan nama Curug Goong. Kini, seiring berkembangnya Geopark Ciletuh, popularitas Curug Cimarinjung semakin meningkat.
Bagi saya, kunjungan ini bukan sekadar wisata biasa, melainkan pengalaman yang memberi ketenangan dan kekaguman. Keindahan alam di Sukabumi ini menjadi bukti bahwa Indonesia memiliki surga tersembunyi yang layak untuk terus dijaga dan dinikmati. ( resi )







