Bogor -Krimsus TNI Polri

Dalam momentum peringatan Hari Lahir Pancasila senin 1 Juni 2025, Dedi Supandi selaku Panglima Satuan Bela Wartawan (Satbel Pers) Dewan Pimpinan Pusat Persatuan Wartawan Duta Pena Indonesia (DPP PWDPI) bersama jajaran anggota menyampaikan penghormatan serta rasa syukur atas nilai-nilai luhur Pancasila yang hingga kini tetap menjadi dasar pemersatu bangsa.

Menurut Dedi Supandi, Hari Lahir Pancasila bukan sekadar seremoni tahunan, melainkan momentum penting untuk mengingat kembali sejarah perjuangan bangsa dan memperkuat semangat persatuan dalam kehidupan bermasyarakat, termasuk di lingkungan insan pers.

“Pancasila merupakan tonggak sejarah bangsa yang penuh makna dan menjadi pedoman dalam setiap langkah pengabdian. Nilai persatuan, keadilan, serta kebenaran yang terkandung di dalamnya harus terus dijaga dan diamalkan oleh seluruh insan pers di Indonesia,” ujar Dedi Supandi.

Ia menegaskan, wartawan memiliki tanggung jawab besar dalam menjaga persatuan bangsa melalui penyampaian informasi yang berimbang, profesional, dan berpihak kepada kepentingan masyarakat luas.

Pada kesempatan tersebut, Dedi Supandi juga menyampaikan doa dan penghormatan khusus kepada Ketua Umum PWDPI, Bapak M. Nurullah RS. Ia berharap tokoh pers nasional tersebut senantiasa diberikan kesehatan, kekuatan, serta keberkahan dalam menjalankan tugas dan pengabdiannya.

“Kami keluarga besar Satbel Pers DPP PWDPI mendoakan agar Bapak M. Nurullah RS selalu diberikan kesehatan, kekuatan, dan keberkahan. Beliau merupakan sosok yang memiliki dedikasi tinggi dalam membesarkan organisasi serta memperjuangkan marwah insan pers di Indonesia,” ungkapnya.

Dedi menambahkan, di bawah kepemimpinan M. Nurullah RS, PWDPI terus berkembang menjadi organisasi pers yang menjunjung tinggi profesionalisme, solidaritas, dan integritas.

Ia pun mengajak seluruh jajaran PWDPI untuk terus menjaga kekompakan dan mengamalkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari maupun dalam menjalankan tugas jurnalistik.

“Semangat Pancasila harus menjadi pondasi utama dalam menjaga persatuan, memperkuat solidaritas, dan membangun pers nasional yang bermartabat serta berpihak pada kebenaran,” pungkasnya.(Resi)