Sukabumi//mediakrimsustnipolri.com/
Setelah sempat luput dari perhatian dalam program bantuan sosial, Rukanah (75), seorang lansia warga RT 03 RW 02, Desa Cidadap, Kecamatan Simpenan, Kabupaten Sukabumi, akhirnya mendapatkan bantuan dari pemerintah setempat. Kisahnya yang menyentuh hati menjadi sorotan setelah diketahui tak lagi menerima bantuan sejak beberapa tahun terakhir.
Rukanah yang hidup sebatang kara tanpa penghasilan tetap, sebelumnya hanya mengandalkan uluran tangan anak-anaknya. Ia mengaku terakhir kali menerima bantuan pada masa pemerintahan Presiden Jokowi, dan sejak itu tak pernah lagi mendapat sembako atau bantuan sejenis.
Namun, setelah kabar kondisinya tersebar dan mendapat perhatian publik, pemerintah desa setempat bersama dinas sosial kabupaten bergerak cepat memberikan bantuan berupa paket sembako dan pendataan ulang untuk program sosial jangka panjang.
“Alhamdulillah, saya ucapkan terima kasih banyak kepada semua pihak yang sudah peduli. Bantuan ini sangat berarti untuk saya,” ujar Rukanah dengan mata berkaca-kaca, saat menerima bantuan di rumahnya yang sederhana, Senin (28/7/2025).
Pio Haryono, anak sulung Rukanah, menyambut baik respon cepat pemerintah dan berharap langkah ini bukan hanya sekadar bantuan sesaat.
“Kami apresiasi ada tindak lanjut. Tapi harapan kami ke depan, ibu bisa masuk ke program tetap seperti PKH lansia atau bantuan pangan rutin,” kata Pio.
Sementara itu, Kepala Desa Cidadap, Maman Suryaman, mengatakan bahwa pihaknya telah melakukan evaluasi data warga penerima bantuan sosial dan menjanjikan penyaluran yang lebih adil ke depan.
“Kami akui ada keterbatasan dalam pemutakhiran data sebelumnya. Kasus Bu Rukanah menjadi pengingat bagi kami untuk lebih teliti dan cepat tanggap,” ujar Maman.
Dinas Sosial Kabupaten Sukabumi pun menyatakan tengah menggenjot proses verifikasi ulang data penerima manfaat di seluruh kecamatan, terutama bagi kelompok rentan seperti lansia, disabilitas, dan warga tidak mampu.
Kisah Rukanah menjadi contoh bahwa partisipasi masyarakat dan media sangat penting dalam memastikan keadilan sosial benar-benar sampai kepada mereka yang membutuhkan. Kini, harapan itu kembali tumbuh dari sebuah rumah kecil di Simpenan.
Reporter:Asep lodaya




