mediakrimsustnipolri.com
KARAWANG, 5 NOVEMBER 2026 — Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Kabupaten Karawang mendukung pengembangan ekonomi kreatif melalui kegiatan pelatihan dan workshop konten kreator bertajuk “Gen Matic: Modal Konten untuk Gajian UMR”, yang diselenggarakan bersama Kementerian Ekonomi Kreatif pada Kamis, 5 November 2026.
Judulnya saja sudah menarik. Gen Matic. Modal Konten untuk Gajian UMR. Artinya, hanya bermodal HP dan konten, masyarakat bisa mendapatkan penghasilan setara UMR. Ini bukan mimpi, ini peluang nyata di era digital saat ini.
Kegiatan berlangsung di Aula Resto Alam Sari, Desa Wadas, Kecamatan Telukjambe Timur, Kabupaten Karawang, dan diikuti oleh sekitar 150 peserta. Program ini dirancang untuk meningkatkan kemampuan masyarakat dalam memanfaatkan teknologi digital, sekaligus membuka peluang usaha dan lapangan pekerjaan baru melalui industri konten kreatif.
Sebanyak 150 peserta dari berbagai kalangan hadir dengan semangat yang sama, ingin belajar, ingin berkembang, ingin menjadikan konten sebagai sumber penghasilan. Ada pelajar, mahasiswa, ibu rumah tangga, pelaku UMKM, hingga pemuda yang ingin merintis karier sebagai konten kreator.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut, dr. Hj. Cellica Nurrachadiana, seorang dokter, politikus, dan anggota Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) dari Fraksi Partai Demokrat.
Kehadiran anggota DPR RI ini menjadi bentuk dukungan nyata terhadap pengembangan ekonomi kreatif di Karawang. Karawang tidak hanya dikenal sebagai kota industri, tetapi juga harus dikenal sebagai kota kreatif yang melahirkan banyak konten kreator hebat.
Pelatihan Berlanjut ke Kompetisi Berhadiah Rp25 Juta
Pelaksana Tugas (Plt.) Direktur Komite Ekonomi Kreatif Bidang Pariwisata dan Ekonomi Kreatif KADIN Karawang, Dinah Puja Astuti, menyampaikan apresiasi terhadap program ini.
“Kami dari KADIN sangat mengapresiasi dan mendukung program pelatihan konten kreator ini. Ke depan, subsektor ini berpotensi menjadi salah satu inkubator bisnis dan usaha, khususnya di bidang ekonomi kreatif.”
Kegiatan tidak berhenti pada pelatihan saja. KADIN Karawang menyiapkan program lanjutan berupa kompetisi konten kreator dan live streamer agar peserta dapat langsung mempraktikkan ilmunya. Kompetisi ini menyiapkan total hadiah mencapai Rp25 juta, di mana lima pemenang masing-masing akan memperoleh Rp5 juta.
“Setelah mengikuti workshop, peserta bisa langsung mengaplikasikan ilmunya. Nantinya akan ada lima pemenang, masing-masing berhak atas hadiah Rp5 juta,” jelas Dinah.
Ini yang membuat pelatihan ini berbeda. Tidak hanya teori, tetapi langsung praktik, langsung kompetisi, langsung ada hadiahnya. Peserta tidak pulang dengan tangan kosong, tetapi pulang dengan ilmu dan kesempatan untuk menang Rp5 juta.
Melahirkan Lapangan Kerja Baru di Era Digital
Program ini menjadi bagian dari agenda kerja KADIN Karawang untuk mengembangkan ekosistem ekonomi kreatif yang berorientasi bisnis — mulai dari pelatihan dasar, kompetisi, hingga pendampingan pengembangan usaha.
“Kami ingin menjadikan KADIN sebagai inkubator bisnis yang lebih besar. Prosesnya bertahap: dari pengetahuan dasar, kompetisi, hingga pengembangan bisnis bagi peserta yang memiliki potensi,” paparnya.
KADIN Karawang ingin menjadi rumah bagi para pelaku ekonomi kreatif. Tempat belajar, tempat bertumbuh, tempat mengembangkan bisnis. Dari yang awalnya tidak tahu apa-apa tentang konten, hingga bisa menjadi konten kreator profesional yang menghasilkan uang.
Pihaknya menargetkan setidaknya 30 persen peserta dapat menjadikan keterampilan konten kreator sebagai profesi maupun sumber penghasilan baru.
“Zaman sekarang sudah serba internet dan digital. Masyarakat harus melek teknologi dan digitalisasi agar mampu memanfaatkan peluang ekonomi yang ada. Mudah-mudahan dari peserta hari ini, paling tidak 30 persen bisa menjadikan konten kreator sebagai lahan pekerjaan baru,” pungkasnya.
Target 30 persen ini sangat realistis. Dari 150 peserta, berarti sekitar 45 orang diharapkan bisa menjadikan konten kreator sebagai profesi. Jika 45 orang ini sukses, mereka akan membuka lapangan kerja baru lagi, mengajak teman-temannya, dan menggerakkan ekonomi Karawang.
Melalui program Gen Matic ini, diharapkan semakin banyak masyarakat Karawang yang mampu mengembangkan keterampilan digital, menghasilkan konten berkualitas, serta menjadikan industri kreatif sebagai salah satu penopang perekonomian daerah.
Dari Karawang untuk Indonesia, konten kreator Karawang siap bersaing, siap berkarya, dan siap gajian UMR dari konten.
Report: DARSA







