Sukabumi//mediakrimsustnipolri.com/

Dalam sebuah pernyataan ringan namun penuh makna, Haji Ilvan Maulana Pemimpin Redaksi Media Krimsus tni-polri menyampaikan pandangan unik tentang kehidupan laki-laki yang kerap dipenuhi tantangan dan amarah dari berbagai arah.07/07/2025

“Laki-laki memang ditakdirkan untuk dimarahi. Dari kecil dimarahi ibu, sudah besar dimarahi bapak, saat sekolah dimarahi guru, saat kerja dimarahi atasan, setelah menikah dimarahi istri, bahkan setelah meninggal pun masih dimarahi malaikat,” ujarnya sambil tersenyum dalam suasana santai bersama rekan-rekan media, Jumat pagi tadi.

Ungkapan tersebut bukan sekadar lelucon, tetapi juga menjadi refleksi tentang betapa besar beban yang dipikul kaum pria dalam kehidupan sehari-hari. Haji Ilvan Maulana menegaskan bahwa di balik ketegaran seorang laki-laki, ada perjuangan yang panjang dan kadang tak terlihat.

“Sebagai pimpinan media dan juga seorang sahabat bagi banyak rekan, saya sering menyaksikan langsung bagaimana pria sering memendam masalah demi keluarganya. Sudah saatnya kita lebih banyak memberi apresiasi, bukan hanya tuntutan,” tambahnya.

Pernyataan ini disambut hangat oleh para jurnalis dan masyarakat yang hadir, sebagai bentuk pengingat akan pentingnya empati dan saling menghargai antar sesama, terutama dalam keluarga dan lingkungan kerja.

Dengan gaya santainya, Haji Ilvan Maulana kembali menegaskan bahwa hidup bukan soal siapa yang lebih kuat, tapi siapa yang mampu tetap tersenyum meski terus diuji.

(Asep Lodaya)