mediakrimsustnipolri.com
Sukabumi Kab – Desa Sekarwangi, Kecamatan Cibadak, Kabupaten Sukabumi, resmi merampungkan pembangunan lima unit kolam budidaya ikan nila lengkap dengan gudang penyimpanan. Program ini merupakan implementasi alokasi Dana Desa tahun 2025 sebesar Rp300 juta, sesuai dengan amanat Peraturan Presiden Nomor 104 Tahun 2021 serta Keputusan Menteri Desa PDTT Nomor 82 Tahun 2022.
“Alhamdulillah, selama kurang lebih empat hingga lima bulan pengerjaan, pembangunan kolam budidaya ini akhirnya selesai dan bisa dimanfaatkan,” ujar Kepala Desa Sekarwangi dalam sambutannya saat peresmian, Rabu (12/11).
Acara peresmian turut dihadiri oleh perwakilan Dinas Perikanan Kabupaten Sukabumi, Dinas DPMD Kabupaten Sukabumi, unsur Forkopimcam, Babinsa, Bhabinkamtibmas, tokoh masyarakat, Ketua BPD, LPM, Karang Taruna, serta para ketua RT/RW dan perangkat desa.
Ketua BUMDes Mekarwangi, Ade Muhammad Drajat , yang baru saja resmi menjabat periode 2024–2029 menggantikan almarhum Muhammad Fethullah Giman, menjelaskan bahwa proyek ini menjadi langkah awal penguatan ekonomi desa berbasis perikanan air tawar.
“Kami berkomitmen untuk mengembangkan usaha BUMDes secara berkelanjutan melalui intensifikasi, ekstensifikasi, dan diversifikasi. Tujuannya bukan hanya mencari keuntungan, tetapi juga meningkatkan pendapatan asli desa dan kesejahteraan masyarakat,” ungkap Ade.
Dalam hal pemasaran, BUMDes Mekarwangi telah menjalin komunikasi dengan pihak MBG (Mitra Boga Group) untuk menjadi mitra potensial dalam penyerapan hasil produksi ikan nila tiga bulan ke depan. Selain itu, BUMDes juga menggandeng kelompok budidaya ikan dari Cisaat yang mendapat binaan langsung dari Dinas Perikanan Kabupaten Sukabumi.
“Kami ingin program ini tidak hanya berhenti di pembangunan fisik, tetapi juga membuka lapangan kerja, meningkatkan keterampilan warga, serta menumbuhkan semangat kemandirian ekonomi desa,” tambah Ade.
Menutup kegiatan, Kepala Desa Sekarwangi menyampaikan harapan agar masyarakat turut menjaga dan memanfaatkan aset desa secara bersama-sama.
“BUMDes dan warga harus saling take and give. Kita jaga dan rawat bersama karena ini adalah milik kita semua, warga Desa Sekarwangi,” pungkasnya.
Reporter:Asep lodaya






