mediakrimsustnipolri.com

SUKABUMI – Upaya meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat sekaligus memperkuat pembangunan Sumber Daya Manusia (SDM) terus digencarkan pemerintah bersama legislatif. Hal itu tercermin dalam kegiatan sosialisasi bertajuk Respon Penyakit Potensial Kejadian Luar Biasa (KLB) melalui Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (GERMAS) yang digelar di Hotel Augusta, Kabupaten Sukabumi, Senin (9/3/2026).

Kegiatan yang merupakan sinergi antara Kementerian Kesehatan RI dan Komisi IX DPR RI tersebut juga menjadi momentum penguatan dukungan terhadap program nasional Makanan Bergizi Gratis (MBG) yang saat ini menjadi prioritas pemerintah dalam meningkatkan kualitas gizi masyarakat.

Anggota Komisi IX DPR RI dari Fraksi PKB, Zainul Munasichin, dalam pemaparannya menegaskan bahwa pencegahan penyakit harus dimulai dari kesadaran masyarakat untuk menjalankan pola hidup sehat.

Menurutnya, potensi munculnya Kejadian Luar Biasa (KLB) dapat diminimalisir apabila masyarakat aktif menerapkan pola hidup bersih dan sehat serta melakukan deteksi dini terhadap berbagai gejala penyakit.

“Upaya pencegahan jauh lebih penting daripada penanganan ketika wabah sudah terjadi. Melalui GERMAS, masyarakat diajak untuk membiasakan hidup sehat, menjaga kebersihan lingkungan, serta rutin memeriksa kondisi kesehatan,” ujar Zainul di hadapan peserta yang terdiri dari tokoh masyarakat, tenaga kesehatan, dan kader desa.

Ia menambahkan, penguatan koordinasi antara pemerintah daerah, tenaga kesehatan, dan masyarakat sangat penting untuk memastikan potensi penyakit menular dapat segera terdeteksi dan ditangani sejak dini.

Selain menyoroti aspek kesehatan lingkungan, Zainul juga menekankan pentingnya pemenuhan gizi sebagai faktor utama dalam membangun daya tahan tubuh masyarakat. Dalam konteks tersebut, ia menilai program Makanan Bergizi Gratis (MBG) menjadi langkah strategis pemerintah dalam menyiapkan generasi yang sehat dan berkualitas.

“Program MBG bukan sekadar bantuan makanan, tetapi merupakan investasi jangka panjang bagi masa depan bangsa. Anak-anak yang mendapatkan gizi cukup akan tumbuh sehat, cerdas, dan siap menjadi generasi penerus pembangunan,” jelasnya.

Menurut Zainul, program tersebut juga menjadi salah satu strategi untuk menekan angka stunting yang masih menjadi tantangan di berbagai daerah, termasuk di Jawa Barat.

Sementara itu, Wakil Ketua DPRD Kabupaten Sukabumi dari PKB, H. Usep, menyampaikan dukungan penuh terhadap implementasi program MBG di daerah. Ia menilai kehadiran program tersebut sangat membantu masyarakat, terutama keluarga yang memiliki keterbatasan ekonomi dalam memenuhi kebutuhan gizi anak.

“Program ini sangat bermanfaat bagi masyarakat Sukabumi. Dengan adanya makanan bergizi gratis, diharapkan pertumbuhan anak-anak dapat lebih terjamin sehingga mereka dapat berkembang secara optimal,” kata Usep.

Namun demikian, ia menegaskan bahwa pelaksanaan program harus diawasi secara ketat agar tepat sasaran dan benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat.

Menurutnya, jajaran PKB di daerah siap berperan aktif dalam mengawal jalannya program tersebut agar berjalan transparan dan sesuai dengan tujuan pemerintah.

“Kami akan terus mengawasi pelaksanaannya di lapangan. Jika ada kendala atau penyimpangan, masyarakat jangan ragu untuk melaporkan. Kami siap menindaklanjuti agar program ini berjalan dengan baik,” tegasnya.

Dalam kegiatan sosialisasi tersebut, peserta juga mendapatkan pemahaman mengenai berbagai langkah preventif untuk mencegah penyakit, mulai dari menjaga kebersihan lingkungan, meningkatkan aktivitas fisik, hingga pentingnya konsumsi makanan sehat dan bergizi.

Sinergi antara program GERMAS dan MBG diharapkan mampu memperkuat ketahanan kesehatan masyarakat sekaligus membangun generasi yang lebih sehat, produktif, dan siap menghadapi tantangan masa depan.

Melalui kolaborasi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, serta dukungan masyarakat, program kesehatan dan pemenuhan gizi tersebut diharapkan dapat menjadi langkah nyata menuju terwujudnya Indonesia yang sehat dan berkualitas di masa mendatang.

Reporter:Asep lodaya