Mediakrimsustnipolri.com

SUKABUMI —Rentetan getaran gempa bumi yang dirasakan warga sejak malam Jumat hingga malam Sabtu, 16–17 Oktober 2026, menimbulkan dampak terhadap sejumlah rumah warga di wilayah Kecamatan Kabandungan, Kabupaten Sukabumi.

Dinding bangunan retak, sebagian tembok mengalami kerusakan hingga mengelupas dan runtuh, sementara material bangunan berserakan di lantai.

Kondisi tersebut menyisakan kekhawatiran bagi warga yang kembali merasakan getaran gempa di tengah aktivitas mereka.

Getaran gempa kembali dirasakan oleh sebagian warga di wilayah Pulosari, Kecamatan Kalapanunggal, dan Kecamatan Kabandungan pada Jumat malam, 16 Oktober 2026.

Guncangan tersebut menambah kewaspadaan masyarakat setelah sejumlah kejadian gempa dirasakan dalam rentang malam Jumat hingga malam Sabtu.

Berdasarkan informasi pada peta gempa BMKG, gempa terjadi pada pukul 21.55 WIB dengan magnitudo 2,5. Pusat gempa berada di darat, sekitar 21 kilometer barat daya Kota Bogor, pada koordinat 6,66 Lintang Selatan dan 106,63 Bujur Timur, dengan kedalaman 9 kilometer.

Hingga saat ini, warga diimbau untuk tetap tenang namun waspada terhadap kemungkinan gempa susulan. BPBD Kabupaten Sukabumi bersama aparatur desa setempat masih melakukan pendataan terhadap rumah warga yang terdampak.

Warga juga diminta untuk memastikan kondisi bangunan sebelum kembali masuk ke dalam rumah, terutama yang dindingnya sudah retak parah, guna menghindari hal-hal yang tidak diinginkan. ( Utis.S )

Sumber: Warga Terdampak & Data BMKG