mediakrimsustnipolri.com

WARUNGKIARA — Kantor Desa Warungkiara, Kabupaten Sukabumi, menjadi sasaran pembobolan pada Rabu, 19 Agustus 2026. Aksi pencurian tersebut diperkirakan terjadi pada tengah malam hingga waktu subuh.

Dalam aksinya, pelaku diduga masuk ke kantor desa dengan membongkar jendela aula. Setelah berhasil masuk, pelaku kemudian mencongkel pintu ruang BUMDes dan ruang BPD.

Pelaku juga diketahui memasuki sejumlah ruangan lainnya, termasuk ruang pelayanan, ruang Kasi, ruang Kaur, hingga ruang Sekretaris Desa (Sekdes).

Kepala Desa Warungkiara, Ade Suherdi, mengatakan sejumlah barang inventaris desa dilaporkan hilang akibat kejadian tersebut.

Barang yang diketahui raib di antaranya dua unit printer standar yang berada di ruang pelayanan, satu unit printer berukuran besar dengan nilai sekitar Rp12 juta, satu unit laptop, satu unit infocus, serta perangkat box CCTV.

“Kerugian sementara diperkirakan sekitar Rp25 juta. Barang-barang yang hilang tersebut merupakan hasil pengadaan dari anggaran tahun 2025,” ujar Ade Suherdi.

Menurutnya, pendataan terhadap barang-barang yang hilang masih terus dilakukan. Inventaris di ruang BUMDes dan BPD juga masih dalam proses pengecekan untuk memastikan apakah terdapat barang lain yang turut dibawa pelaku.

Pembobolan tersebut tidak hanya terjadi di Kantor Desa Warungkiara. Pada malam yang sama, aksi serupa juga dilaporkan terjadi di Kantor Urusan Agama (KUA) serta salah satu Warung milik Warga yang berada tidak jauh dari kantor desa.

Pihak Pemerintah Desa Warungkiara selanjutnya akan berkoordinasi dengan aparat kepolisian untuk melakukan penanganan dan penyelidikan atas kasus tersebut.

Selain itu, pemerintah desa akan melaporkan kejadian tersebut secara resmi kepada Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMPD) serta Inspektorat sebagai bagian dari tindak lanjut administrasi dan pemeriksaan aset desa.

Pemerintah Desa Warungkiara juga memastikan proses pendataan ulang dilakukan agar seluruh barang inventaris yang hilang dapat diketahui secara pasti dan menjadi bahan dalam proses pelaporan kepada pihak berwenang. ( Agus.S)