Mediakrimsustnipolri.com
Jakarta 14 Oktober 2026 – Perkumpulan Pemimpin Redaksi Independen (PPRI) Indonesia bersama Media Buser 86 yang Obyektif dan Terpercaya menegaskan komitmennya untuk terus berada di garda terdepan mengawal tegaknya hukum, kebenaran dan keadilan.
Hal tersebut ditegaskan dalam konsolidasi jelang Aksi Damai yang digelar PPRI Indonesia bersama Media Buser 86. Dengan membentangkan spanduk raksasa bertuliskan *”PERS PILAR KE 4 DEMOKRASI, PERS BUKAN MUSUH PEMERINTAH, BERANI TEGAKNYA HUKUM KEBENARAN DAN KEADILAN – AKSI DAMAI”*.
Pimpinan Redaksi Media Buser 86 menegaskan, aksi damai ini merupakan bentuk perlawanan moral insan pers terhadap segala bentuk upaya pembungkaman, kriminalisasi pers, serta ketidakadilan yang terjadi di tengah masyarakat.
“Kami tegaskan, Pers adalah pilar keempat demokrasi. Pers bukan musuh pemerintah. Kami adalah mitra kritis pemerintah dalam pembangunan. Ketika kebenaran dan keadilan diinjak-injak, maka kami tidak akan diam. Aksi damai ini adalah panggilan jiwa untuk menegakkan marwah pers,” tegasnya dengan penuh semangat.
PPRI Indonesia sebagai wadah Pemimpin Redaksi Independen se-Indonesia mendukung penuh gerakan moral ini. Pers harus berani, obyektif dan terpercaya dalam menyuarakan fakta.
Aksi damai yang akan digelar ini akan dilaksanakan secara konstitusional, tertib, dan bermartabat, dengan mengedepankan Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers.
Melalui aksi damai ini, PPRI Indonesia dan Media Buser 86 menuntut:
*1. Tegaknya Supremasi Hukum Tanpa Pandang Bulu.*
*2. Perlindungan Terhadap Kemerdekaan Pers dari Segala Bentuk Intimidasi dan Intervensi.*
*3. Kebenaran dan Keadilan Harus Menjadi Panglima Tertinggi.*
Pers Bukan Untuk Ditakuti, Pers Untuk Mencerdaskan Bangsa.
*Salam Satu Pena!*
*Hormat Kami,*
*PPRI INDONESIA*
*MEDIA BUSER 86 – OBYEKTIF DAN TERPERCAYA*







