mediakrimsustnipolri.com

SUKABUMI — MI Simpang masih menghadapi keterbatasan fasilitas penunjang kegiatan belajar mengajar. Kondisi tersebut terlihat dari ketersediaan ruang kelas, meja dan kursi siswa, hingga fasilitas sanitasi yang belum sepenuhnya memadai.( 2/10/2026).

Berdasarkan keterangan Misbahudin, guru kelas 2 MI Simpang, penggunaan bangku atau kursi plastik telah berlangsung kurang lebih selama tiga tahun terakhir. Kursi plastik tersebut digunakan sebagai salah satu fasilitas tempat duduk siswa dalam kegiatan pembelajaran di sejumlah kelas.

Menurut Misbahudin, kondisi mebeler di sekolah cukup beragam. Sebagian kelas menggunakan kursi plastik, sementara kelas lainnya menggunakan kursi kayu. Ada pula kelas yang menggunakan kombinasi kursi berbahan besi dan kayu. Saat ini, sekitar enam kelas diketahui masih menggunakan kursi kayu.

Keterbatasan fasilitas semakin terasa dengan jumlah siswa yang mencapai 258 orang, sementara ruang kelas aktif yang tersedia hanya delapan ruangan. Kondisi tersebut membuat ketersediaan ruang belajar maupun mebeler, seperti meja dan kursi, dinilai masih belum sepenuhnya mencukupi kebutuhan siswa.

Selain ruang kelas dan mebeler, fasilitas sanitasi juga menjadi perhatian. Dari total fasilitas WC yang tersedia, terdapat empat unit WC dalam kondisi rusak dan tidak dapat digunakan. Akibatnya, siswa dan guru hanya dapat menggunakan sekitar dua hingga tiga unit WC yang masih berfungsi.

MI Simpang sendiri tercatat menerima aliran Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) untuk mendukung kebutuhan operasional pendidikan. Namun, berbagai kebutuhan sarana dan prasarana sekolah masih memerlukan perhatian lebih lanjut.

Misbahudin berharap pemerintah, khususnya Kementerian Agama (Kemenag), dapat memberikan perhatian lebih terhadap keberadaan sekolah swasta. Menurutnya, dukungan tersebut penting untuk membantu memenuhi kebutuhan ruang kelas, mebeler, fasilitas sanitasi, serta berbagai sarana pendukung lainnya agar kegiatan belajar mengajar dapat berlangsung secara lebih layak dan nyaman bagi para siswa.

Ketersediaan sarana dan prasarana pendidikan yang memadai menjadi salah satu faktor penting dalam menunjang proses pembelajaran. Karena itu, pemenuhan kebutuhan fasilitas di MI Simpang diharapkan dapat menjadi perhatian bersama demi mendukung terciptanya lingkungan belajar yang lebih baik bagi seluruh siswa.

 

Reporter: Agus S