mediakrimsustnipolri.com
Kota Batu — Dalam menghadapi bencana kebakaran hutan dan lahan di wilayah Jatim, Kepala Staf TNI Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Tandyo Budi Revita, S.Sos., M.Si., bersama Kepala BNPB Letjen TNI Kristomei Sianturi, S.Sos.,M.Si. (Han), memimpin rapat koordinasi penanganan bencana di Jawa Timur sekaligus meninjau kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Gunung Arjuno, Kota Batu, Jumat (23/10/2026).
Kegiatan tersebut turut dihadiri Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, Pangdam V/Brawijaya Mayjen TNI Piek Budyakto, Pangdivif 2 Kostrad Mayjen TNI Primadi Saiful Sulun, S.Sos.,M.Si., Kapolda Jatim Irjen Pol. Dekananto Eko Purwono, S.I.K., M.H., unsur TNI-Polri dan instansi terkait.
Rapat koordinasi dilaksanakan untuk memperkuat sinergi dan koordinasi antar stakeholder dan Forkopimda dalam penanganan kekeringan dan karhutla yang melanda sejumlah wilayah Jawa Timur, sekaligus mengantisipasi potensi banjir dan tanah longsor menjelang musim hujan.
Dalam pertemuan tersebut, Kasad menekankan pentingnya kesiapan personel, dukungan logistik air bersih, dan kemandirian bangsa dalam menghadapi bencana. Sementara itu, BNPB merencanakan penambahan dukungan helikopter water bombing dan pesawat Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) untuk memperkuat upaya penanganan di lapangan.
Melalui kesiapan tersebut, Divif 2 Kostrad berkomitmen mendukung langkah terpadu pemerintah dalam menangani bencana. ( red)
Penkostrad / Divif 2 kostrad







