Sukabumi//mediakrimsustnipolri.com/
Dengan semangat menjaga kelestarian alam, Konfederasi Serikat Buruh Seluruh Indonesia (KSBSI) terus menggerakkan berbagai aktivitas ramah lingkungan bagian dari hak buruh bentuk upaya dalam mitigasi bencana.
Dr. Emma liliefna Deputi presiden bidang program KSBSI, Pihaknya berupaya memastikan keberlanjutan ekosistem lokal dan mewujudkan lingkungan yang sehat serta nyaman bagi seluruh masyarakat teruma bagi buruh.
“Salah satu contoh aktivitas ramah lingkungan yang digalakkan adalah gerakan menanam Pohon untuk Masa Depan”Ujar Emma saat diwawancara media, Usai dirinya sebagai narasumber dalam acara pelatihan hak buruh terhadap dampak lingkungan. Sabtu (24/05/2025) di Cibadak
Serangkaian kegiatan tanam pohon dilakukan di berbagai area terbuka, termasuk di tepi sungai dan lahan kritis. Kegiatan ini bertujuan untuk memperluas kawasan hijau, mengurangi dampak perubahan iklim, dan meningkatkan kualitas udara di wilayah tersebut.
Selain itu, buruh juga aktif dalam gerakan daur Ulang sampah, banyak rumah tangga yang telah menerapkan sistem pemilahan sampah di rumah mereka, sehingga sampah organik dan anorganik dapat dipilah dan dikelola dengan baik.
Ketua DPC KSBSI Sukabumi Supriatna menambahkan, bahwa kaitan Sampah organik kemudian dimanfaatkan untuk pembuatan kompos, sementara sampah anorganik didaur ulang menjadi berbagai produk berguna, seperti kerajinan tangan dan pupuk alami
“Salah satunya kompos kayu biasa digunakan bahan bakar untuk mengurangi penggunaan bahan bakar dari posil”Kata Supriatna
Supriatna juga imbau kepada buruh berperan aktif peduli terhadap lingkungan mereka agar tidak menimbulkan bencana kembali seperti yang terjadi di Sukabumi beberapa waktu lalu.
Pihak KSBSI juga akan memperjuangkan hak buruh, terkena dampak lingkungan, Semoga semangat ramah lingkungan yang diusung KSBSI dapat menjadi contoh, dan bersama-sama menjaga alam dan mewujudkan Indonesia yang lebih hijau dan lestari.
(Asep Lodaya/Idris)




