mediakrimsustnipolri.com
Sukabumi, 25 Juli 2026 – Warga Kampung Lemburjati, Desa Padabenghar, Kecamatan Jampang Tengah, Kabupaten Sukabumi, mendesak pemerintah segera merealisasikan pembangunan dan perbaikan saluran irigasi Bendungan Jentreng yang sudah tidak berfungsi selama hampir delapan tahun.
Hal tersebut disampaikan Ketua RT 08/RW 02 Kampung Lemburjati, Agus Hasanudin (51), saat ditemui awak media, Sabtu 25 Juli 2026. Menurutnya, saluran irigasi yang bersumber dari Bendungan Jentreng terputus sehingga air tidak lagi mengalir ke area persawahan maupun permukiman warga.
Bendungan mengalami kerusakan, sementara proses pembangunan maupun perbaikannya belum terealisasi karena terkendala anggaran.
Akibat kondisi tersebut, lebih dari 50 hektare lahan pertanian di dua kedusunan, yakni Kedusunan Leuweung Peundeuy dan Kedusunan Padabenghar, tidak lagi dapat ditanami padi. Sebagai alternatif, sebagian petani mencoba menanam jagung, namun hasil panennya tidak maksimal karena keterbatasan pasokan air.
Dampak kekeringan juga meluas ke kebutuhan rumah tangga. Agus Hasanudin menjelaskan sumur-sumur warga yang selama ini mengandalkan resapan dari saluran irigasi kini mengering.
Untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari seperti mandi dan mencuci, sebagian warga terpaksa memanfaatkan aliran Sungai Cimanuk atau Sungai Cimandiri.
Sementara untuk kebutuhan air minum dan memasak, warga berinisiatif membuat talang atau saluran sederhana dari sumber air di seberang kampung agar air dapat dialirkan ke permukiman.
“Kami berharap pemerintah dan instansi terkait segera merealisasikan pembangunan atau perbaikan irigasi Bendungan Jentreng agar air kembali mengalir.
Dengan begitu, kebutuhan air bersih masyarakat dapat terpenuhi dan para petani bisa kembali menanam padi seperti sebelumnya,” ujar Agus.
Warga berharap persoalan yang telah berlangsung hampir delapan tahun tersebut mendapat perhatian serius dari pemerintah daerah maupun instansi terkait.
Mereka menilai pemulihan fungsi irigasi tidak hanya penting untuk mengembalikan produktivitas pertanian, tetapi juga untuk menjamin ketersediaan air bersih bagi masyarakat yang terdampak.
Report : Agus.s.







