Sukabumi – Momentum Hari Raya Idul Adha 1447 H/2026 M menjadi pengingat akan nilai-nilai asah, asih, dan asuh dalam kehidupan berbangsa dan bermasyarakat.

Dalam refleksi yang disampaikan, Idul Adha dipahami bukan sekadar perayaan ritual, melainkan ruang pertemuan dalam lingkaran makna. Duduk bersama dipandang sebagai upaya meraih cahaya melalui tiga pilar:
1. *Asah* – menajamkan akal agar tidak tumpul oleh zaman.
2. *Asih* – melembutkan hati agar tidak keras oleh kepentingan.
3. *Asuh* – menguatkan jiwa agar tetap teguh dalam perjalanan.

Refleksi tersebut juga menyoroti pelajaran rendah hati. Disebutkan bahwa setinggi apa pun ilmu, ia tetap harus bersandar pada adab dan kasih sayang. Simbol huruf “alif” pada jagat kehidupan diartikan sebagai teladan: huruf pertama kehidupan bukan tentang siapa yang paling tinggi, melainkan siapa yang paling mampu menjadi peneduh bagi sesama.

Pesan ini disampaikan bertepatan dengan perayaan Idul Adha 1447 H, sebagai ajakan untuk menguatkan kepedulian sosial, keikhlasan, dan persatuan di tengah masyarakat.

*Selamat Hari Raya Idul Adha 1447 H / 2026 M.*
Mohon maaf lahir dan batin.

H.Ilvan Maulana Pimpinan Redaksi media cetak dan Online Media Nasional Krimsus TNI-Polri